Follow our news chanel

Musim liburan, Tungku Wiri kembali dipenuhi sampah

Sampah di bukit Tungku Wiri (Bukit Teletubies) - Jubi/Yance Wenda
Musim liburan, Tungku Wiri kembali dipenuhi sampah 1 i Papua
Sampah di bukit Tungku Wiri (Bukit Teletubies) – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Persoalan sampah di tempat-tempat wisata masih harus menjadi perhatian serius semua pihak. Wisatawan masih saja membuang sampah sembarangan, meskipun telah disediakan tempat pembuangan sampah.

Misalnya objek wisata Tungku Wiri yang terletak Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura. Tungku Wiri yang lebih dikenal dengan sebutan “Bukit Teletubies” karena kemiripan bentuknya dengan bukit yang terdapat dalam film anak-anak tersebut, tampak dipenuhi sampah. Sampah dibuang sembarangan mulai dari kaki bukit, kanan kiri jalan setapak, hingga pondok-podok tempat wisatawan beristirahat. Meski sudah disediakan tempat sampah, area sekitar tempat sampah pun penuh sampah yang dibuang tidak tepat di dalam tempat sampah.

Objek wisata yang gratis, karena tidak dipungut biaya masuk maupun parkir ini menjadi objek favorit selama pekan libur ini.  Spot foto yang disukai karena menawari keindahan Danau Sentani dari ketinggian dan pemandangan di sekitar Kampung Doyo Lama dan Toware itu pernah dibersihkan oleh kelompok pemuda pencinta lingkungan. Sayang, kini kembali kotor karena wisatawan yang tak bertanggung jawab.

Beberapa pondok yang dibangun masyarakat untuk menolong wisatawan dari cuaca panas juga tampak dirusak oleh pengunjung.

“Seharusnya pondok begitu itu dijaga bersama. Bukan dirusak! Pengunjung suka buang sampah begitu saja (sembarang). kalau buang sampah sembarang, terus apakah nyaman duduk dan foto dengan sampah begitu?” kata Paula Yoku, warga Doyo Lama kepada JUBI di Doyo, Senin (10/6/2019).

Mama Paula menuturkan, meskipun bukit kampungnya dikunjungi ratusan wisatawan, bahkan bisa ribuan pada musim liburan seperti saat ini Pemkab Jayapura belum menaruh perhatian serius pada objek tersebut.

Loading...
;

“Dari dinas memang belum ada yang datang perhatikan. Pondok – pondok ini swadaya yang dibuat oleh masyarakat di Kampung Doyo Lama. Jadi kalau untuk soal retribusi belum ada karena belum ada tempat parkir jadi,” jelas Paula.

Paula berharap pengunjung yang datang dapat menjaga kebersihan dan merawat pondok-pondok yang memang dibuat untuk kenyamanan pengunjung, bukan untuk warga kampung.

Seorang pengunjung dari Kota Sentani, Milison Wenerengga mengatakan potensi wisata di kabupaten Jayapura sangat banyak, dan merupakan aset pemerintah daerah, yang jika diperhatikan dengan baik akan menghasilkan PAD bagi pemkab.

“Kalau kelola baik juga mengangkat nama baik kabupaten, juga jadi pemasukan buat daerah,” katanya.

Potensi wisata di Tanah Papua sangat besar, tinggal bagaimana dikelola dengan baik saja.

“Orang Papua jangan mau kalah dengan orang yang di Jawa sana. Di sana tempat yang biasa mereka bikin sampai jadi indah dan luar biasa, terus kita yang di Papua yang sudah luar biasa, tidak ditata baik,” jelasnya.(*)

Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top