Follow our news chanel

Musisi harus gaungkan kampanye penyelamatan lingkungan di Papua

Musisi Papua
Para seniman dan musisi berpartisipasi dalam konser amal yang diselenggarakan grup band De, Sago, dan KORK Papua di Kota Jayapura, untuk menggalang donasi bagi korban banjir Sorong. - Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Seniman dan gitaris Komunitas Anak Akusitik atau Konak, Sonny Wanda mengajak para musisi di Papua untuk mengampanyekan penyelamatan lingkungan. Penyelamatan lingkungan dinilai penting, karena lingkungan dan sumber daya alam merupakan basis kehidupan orang asli Papua.

Hal itu disampaikan Sonny Wanda di Kota Jayapura, Selasa (4/8/2020). Ia juga mengajak para musisi di Papua untuk terlibat dalam penggalangan donasi bagi korban bencana alam.  “Seniman khususnya musisi juga diminta keterlibatannya dalam membantu menggalang donasi [bagi] korban bencana alam seperti di Sorong, Deiyai dan lainnya,” kata Wanda.

Wanda mengatakan musisi tidak hanya beryanyi saja, namun harus bersolidaritas dan bersuara atas persoalan lingkungan di Papua. Sebab, demikian menurut Wanda, kehidupan orang Papua sangat tergantung erat dengan lingkungan hidup.

“Bencana alam yang terjadi di Sorong, Deiyai itu potret dari [maraknya tambang] galian C, pembalakan hutan. Kami, seniman, tidak hanya menyanyi, tapi [menyuarakan] pesan penyelamatan lingkungan,” katanya.

Wanda mengapresiasi inisiatif  grup band De, Sago, dan Komunitas KORK Papua yang pada Senin (3/8/2020) menyelenggarakan konser amal secara daring di Kota Jayapura, demi menggalang donasi bagi para korban banjir bandang di Kota Sorong. Wanda menyebut, konser amal itu dapat memotivasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menjaga kebersihan kota.

Baca juga: Banjir bandang dan longsor di Kota Sorong telan empat korban jiwa

Wanda berharap, konser amal itu juga meningkatkan kepedulian warga untuk bersama menjaga hutan Papua sebagai paru-paru dunia. “Kita mulai menyelamatkan lingkungan hidup dari rumah, dan berdampak ke masyarakat luas. Ini motivasi kami di De, Sago dan KORK Papua. Kita tidak bisa tunggu pemerintah. Kita harus mulai dari diri kita, karena [jika terjadi] bencana [korbannya] adalah orang yang kita sayang dan lingkungan yang kita cintai,” katanya.

Loading...
;

Ketua Komunitas Rasta Kribo, Thedy Pekei mengatakan konser amal untuk menggalang donasi bagi korban bencana bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan. “Konser ini bukan hal yang baru, namun hari ini digelar kembali untuk mendukung atau menggalang donasi bagi teman-teman kami yang terdampak banjir di Sorong,” kata Pekei dalam konser amal pada Senin.

Pekei mengatakan pihaknya juga membuka posko penyerahan bantuan untuk diteruskan kepada korban bencana banjir di Sorong. “Siapapun yang peduli, silakan, bersyukurlah untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Sorong,” katanya.

Vokalis Bob Anthon Krey mengaku berharap semua musisi yang ada di Papua, khususnya Jayapura, harus miliki hati bagi sesamanya yang terdampak bencana. “Jangan kita beryanyi tentang kesadaran bagi banyak orang, tapi kesadaran kita semua  tidak melihat jerit tangan dari rakyat jelata yang tertindas dan tida bisa berbuat apa-apa. Kita harus saling mendukung, semua musisi saling bergandengan tangan untuk melihat masalah di atas tanah ini,” kata Krey.

Vokalis Boaz Erari selaku inisiator konser amal itu menyatakan pihaknya ingin mengajak masyarakat menjaga alam dan tidak membuang sampah sembarangan. “[Banjir di] Kota Sorong itu akibat tersumbatnya air, dan ini semua karena perbuatan kita. Mari menjaga alam dan lingkungan ini pesan kami,” kata Erari.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top