Follow our news chanel

Nabire akan gelar pemilihan ketua dewan adat

Rapat pembentukan panitia pemilihan dewan adat, Kamis (6/7/2020) – Jubi/Titus Ruban
Nabire akan gelar pemilihan ketua dewan adat 1 i Papua
Rapat pembentukan panitia pemilihan dewan adat, Kamis (6/7/2020) – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Dewan adat Papua merekomendasikan pemilihan ketua dewan adat Kabupaten Nabire, periode 2020-2025. Rekomendasi itu tertuang dalam surat dengan nomor 127 – Rekomendasi/Dewan Adat Papua/2019, dan menunjuk tiga orang sebagai tim persiapan pemilihan. Mereka di antaranya Jhon F Wayar, Robertino Hanebora, dan Yones Douw.

Tim persiapan pemilihan kemudian melaksanakan rapat pada Kamis (6/2/2020), untuk membentuk panitia dan membahas persiapan musyawarah daerah (Musda) Dewan Adat Kabupaten Nabire.

Rapat koordinasi dan pemilihan ketua panitia dihadiri oleh pimpinan kolektif dari enam suku (Nabire pantai) dan Nabire gunung (Dipa Menou dan Siriwo).

Ketua panitia terpilih, Jhon F Wayar, mengatakan rapat hari ini dilaksanakan guna membentuk panitia pemilihan ketua dewan adat Papua wilayah Kabupaten Nabire. Selanjutnya, setelah panitia terbentuk maka rapat berikut akan dilaksanakan pada Rabu (12/2/2020) pekan depan, guna membahas keperluan masing-masing seksi kepanitiaan.

Menurutnya, rencara pelaksanaan musda untuk memilih pengurus dewan adat yang baru, menggantikan pengurus lama, Hermas Sayori, karena telah berakhir masa jabatannya.

“Kita hari ini bentuk panitia dan strukturnya. Minggu depan akan kembali rapat untuk bahas rincian biaya dan kebutuhan tiap seksi,” kata Wayar saat ditemui jubi di Nabire, Kamis (6/2/2020).

Loading...
;

Pelaksanaan musda, menurutnya, direncanakan pada 20 Maret nanti. Dengan adanya ketua dewan baru diharapkan bisa melaksanakan tugas dan fungsinya untuk melindungi masyarakat adat orang asli Papua (OAP) yang pemiliki hak adat dan terkait Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di wilayah ini.

Nabire saat ini, tambahnya, menjadi tempat perburuan dari kaum investor, baik yang legal hingga ilegal. Yang terindikasi akan mengancam kehidupan masyarakat adat.

“Dengan demikian, pemilihan ketua dewan adat baru bisa mengakomodir hak-hak OAP di wilayah ini dengan baik. Jadi untuk kriteria bakal calon, akan dibahas oleh panitia dan tentunya akan diumumkan pada tanggal 12 Februari nanti saat pertemuan berikutnya dengan mempertimbangkan perwakilan baik dari enam suku pesisir maupun dari wilayah gunung,” tutur Wayar.

Sementara itu, mantan sekretaris dewan adat Nabire, Yohan Wanaha, mengatakan mendukung penuh proses pemilihan baik sejak pembentukan panitia hingga pelaksanaannya nanti. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top