Nabire membayar Rp3 miliar setahun untuk 130 guru kontrak

papua
Para guru kontrak saat mendengar arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Nabire di aula Disdik Nabire, Senin, 28 Juni 2021. – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi
Nabire, Jubi - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan sejak 2011 membuat program SM3T atau Sarjana Mengajar untuk daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan. Program tersebut bertujuan mempercepat pembangunan pendidikan di daerah 3T. Para sarjana keguruan yang ikut program dikontrak selama setahun dan dikirim ke daerah 3T.

Kabupaten Nabire, Papua pada 2017 mendapat jatah guru SM3T sebanyak 55 orang yang disebar ke sekolah-sekolah yang kekurangan guru di daerah 3T.

Sayang program pemerintah pusat tersebut kemudian terhenti. Pemkab Nabire khawatir setelah penghentian program, sekolah-sekolah di daerah 3T akan kembali kekurangan guru.

“Program . . .

Maaf, hanya user terdaftar yang bisa mengakses artikel ini. Silahkan daftarkan diri anda melalui form dibawah ini untuk mengakses artikel.

Terima Kasih.

Register New Account

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top