Follow our news chanel

Previous
Next

Negara-negara Mikronesia ajukan kandidat Sekjen PIF

Gerald Zackios. - RNZI/Marshall Islands Journal
Negara-negara Mikronesia ajukan kandidat Sekjen PIF 1 i Papua
Gerald Zackios. – RNZI/Marshall Islands Journal

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Majuro, Jubi – Duta Besar Kepulauan Marshall untuk Amerika Serikat, Gerald Zackios, telah dicalonkan untuk jabatan Sekretaris Jenderal Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Lima presiden dari wilayah Mikronesia telah mendukung Zackios untuk memimpin sekretariat yang bermarkas di Fiji tersebut.

Pemimpin-pemimpin Kepulauan Marshall, Palau, Nauru, Kiribati, dan Federasi Mikronesia (FSM) telah bersepakat bersama-sama pekan lalu untuk mengajukan pencalonannya kepada ketua PIF saat ini, Perdana Menteri Tuvalu, Kausea Natano.

“Kami menekankan pemahaman kami secara regional bahwa sekarang adalah giliran wilayah Mikronesia, untuk mengajukan seorang kandidat sebagai Sekretaris Jenderal berikutnya,” kata mereka.

Pemerintah FSM berkata bahwa Zackios itu dihormati dan diakui seluruh sub-wilayah Mikronesia sebagai diplomat and penegosiasi kelas dunia.

Pencalonan Zackios untuk posisi Sekjen PIF dilakukan tidak lama setelah kelima presiden merekomendasikan kepada Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, untuk membuka kantor PBB baru khusus di wilayah Mikronesia yang berbasis di Federasi Mikronesia.

Loading...
;

Sekretaris Jenderal PIF saat ini adalah Dame Meg Taylor dari PNG, yang masa jabatan tiga tahunannya yang kedua akan berakhir tahun depan.

Sementara itu, disadur dari RNZ International, sebuah misil telah diluncurkan dalam program uji coba, dari daratan Amerika Serikat, telah mendarat di perairan Kepulauan Marshall.

Angkatan Udara AS telah meluncurkan misil balistik antarbenua (intercontinental ballistic missile; ICBM) dengan sebutan Minuteman 3 tanpa senjata dari Pangkalan Vandenberg di California pada Rabu lalu.

AP melaporkan rudal uji coba itu terbang sejauh lebih dari 6.000 kilometer melintasi Samudra Pasifik ke Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall.

Pernyataan dari Global Strike Command Angkatan Udara AS mengungkapkan bahwa uji coba seperti itu dilakukan, untuk menunjukkan kemampuan sistem misil balistik antarbenua. Namun, menurut pernyataan itu, uji coba ini bukan respons terhadap peristiwa apa pun atau bukti adanya kegentingan di wilayah itu. (RNZI)


Editor : Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top