Nekat, pemuda ini melakukan vandalisme di sebuah tempat ibadah

jubi, papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tangerang, Jubi – Polisi menangkap seorang pemuda bernama Satrio yang diduga pelaku yang mencoret-coret dinding tembok dan  lantai  mushola dengan cat hitam. Dalam aksi vandalisme, Satrio menulis sejumlah kata yang tak layak dan menimbulkan pihak lain tersinggung.

“Pelaku ditangkap berdasarkan keterangan saksi-saksi yang melihat pelaku keluar dari musala, barang bukti seperti cat, kantong kresek, lukisan, sajadah dan alquran,” kata Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Sam Indardi, Selasa malam, (29/9/)2020.

Menurut Indardi, pelaku mengaku telah melakukan corat-curet ketika diperiksa penyidik. Menurut Indardi aksi vadalisme Satrio diketahui saat Rifki Hermawan, 18 tahun, warga setempat hendak adan Asar dan mendapati musala acak-acakan.

Selain coretan di dinding dan lantai, Rizki juga menemukan sobekan lembaran  Alquran dan sajadah digunting.

Baca juga : Alasan ulama Madura polisikan Bupati Pamekasan 

Ulama Kota Padang dukung kebijakan pemberlakuan jam malam remaja 

Loading...
;

Obituari – Gus Sholah, ulama lintas batas yang demokratis

Karena kondisi musala seperti itu, Rizki urung azan dan melapor kepada Samsu Firman, 49 tahun, dan Suhadi, 48 tahun. Bertiga mereka membawa barang sobekan lembar Alquran dan guntingan sajadah. “Tak berapa lama petugas Polsek Pasar Kemis datang, kemudian musala dibersihkan sehingga salat Magrib bisa dilaksanakan,” kata Indardi menambahkan.

Indardi mengatakan Satria, berusia 18 tahun dipastikan pelaku corat-coret Musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya Kecamatan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tidak dalam keadaan depresi dan sehat secara kejiwaan.

“Normal ngobrol, bisa menjawab, dan diskusi,” kata Indardi menjelaskan.

Ia juga membantah kabar bahwa mahasiswa universitas swasta di Jakarta itu sedang depresi. Sedangkan  motif sementara Satrio melakukan aksi vandalisme itu berdasarkan keyakinan yang dipelajari melalui Youtube. “Dia meyakini apa yang dilakukan itu benar,” katanya.

Polisi sedang menyelidiki kemungkinan adanya orang lain yang teribat dalam coret-coret musala itu. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top