TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Nilai bantuan perbaikan rumah korban banjir bandang harus ditambah

Dampak Banjir Bandang Sentani, Papua
Salah satu warga yang keluar dari rumahnya yang terendam air Danau Sentani yang meluap karena banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jayapura pada 16 Maret 2019. - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Nilai bantuan perbaikan 2.270 rumah korban bencana banjir bandang Sentani harus ditambah. Besaran bantuan yang mencapai Rp50 juta bagi rumah yang rusak berat karena banjir bandang dinilai tidak cukup.

Hal itu dinyatakan tokoh masyarakat adat Kabupaten Jayapura, Frits Maurits Felle di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (23/8/2021). Felle meminta pagu bantuan perbaikan rumah yang rusak karena banjir bandang ditambah menjadi Rp80 juta per rumah.

Felle menyatakan nilai bantuan perbaikan rumah yang rusak berat yang dipatok Rp50 juta tidak cukup. Sekalipun perbaikan akan dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat, Felle yakin masyarakat tidak akan mendapatkan keuntungan.

Baca juga: BPBD Kabupaten Jayapura percepat penanganan pasca-bencana banjir bandang

Felle juga meminta Pemerintah Kabupaten Jayapura mengecek secara langsung kondisi di lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan setiap rumah korban banjir bandang maupun luapan Danau Sentani, salah satu danau terbesar di Papua. Ia menyatakan banyak rumah di pesisir Danau Sentani yang terlihat tidak rusah parah, padahal terendam air banjir selama lebih dari dua pekan.

”Rumah terendam air dalam waktu yang lama, jelas mempengaruhi tingkat kerusakannya. Luas dan besaran setiap rumah berbeda-beda, sehingga pagu anggaran Rp50 juta yang disiapkan pemerintah pastinya tidak mencukupi,” ujar Felle.

Baca juga: Pejabat BPBD terus diganti, penanganan pasca banjir bandang lambat

Felly mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura menggunakan dana hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kepentingan rekonstruksi pasca-banjir bandang Sentani yang terjadi pada 16 Maret 2019. Ia menyatakan masyarakat yang terdampak langsung bencana banjir bandang dan meluapnya air Danau Sentani harus mendukung upaya itu.

Ia berharap seluruh program perbaikan rumah korban bencana banjir bandang Sentani dan luapan air Danau Sentani akan rampung sebelum penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Semua masyarakat harus bersiap dan berbenah diri untuk menyambut tamu-tamu yang akan berkunjung ke Kabupaten Jayapura, khususnya ke pesisir Danau Sentani.

“Tamu-tamu dari luar daerah akan memasuki Kabupaten Jayapura dengan pesawat, akan mendapati pemandangan Danau Sentani yang begitu indah. Akan lebih indah lagi ketika rumah-rumah masyarakat di pesisirnya tampak baru dan rapi,” ungkapnya.

Baca juga: Pekerjaan rekonstrusi pascabanjir bandang Sentani hingga September 2022

Secara terpisah, Ketua Forum Peduli Kemanusiaan Kabupaten Jayapura, Manasse Bernard Taime mengatakan pihaknya terus mengawal proses perbaikan rumah korban banjir bandang yang dilakukan melalui sistem swakelola. “Belakangan kami mendapatkan laporan ada pekerjaan yang diberikan kepada pihak ketiga. Pemerintah daerah harus tegas terhadap oknum kepala kampung yang mencari keuntungan dari pekerjaan pembangunan rumah di setiap kampung,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi mengatakan proses pekerjaan sedang dikerjakan secara bertahap. Semua pekerjaan akan disesuaikan dengan kebutuhan dalam proses perbaikan rumah, disesuaikan jenis kerusakannya.

Hikoyabi yakin penggunaan dana hibah BNPB akan efektif, karena batas waktu pengelolaan dana hibah BNPB itu telah diperpanjang hingga 12 bulan ke depan. “Pekerjaan akan selesai dengan tepat waktu ketika semua pihak memberikan dukungan dan turut terlibat secara aktif. Kalau hanya protes dan protes serta menuntut, kapan pekerjaan akan selesai tepat waktu?” kata Hikoyabi. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us