Follow our news chanel

Previous
Next

Novel protes pelaksanaan waktu rekonstruksi

Penyidik. Dok/KPK
Novel protes pelaksanaan waktu rekonstruksi 1 i Papua
Penyidik. Dok/KPK

Dalam rekonstruksi itu, juga dihadirkan dua orang yang diduga pelaku penyerangan terhadap Novel yang terjadi pada April 2017.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mempermasalahkan pelaksanaan waktu rekonstruksi kasus penyerangan terhadap dirinya yang terjadi di depan kediamannya komplek Kepala Gading, Jakarta, Utara, subuh pagi tadi.

“Saya sepakat, memang rekonstruksi kan mestinya dibikin lebih terang. Tempatnya juga tidak harus di sini, waktunya juga tidak harus sama dan lain-lain,” kata Novel di Jakarta, Jumat, (7/2/2020).

Baca juga : Jaksa Agung Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Enam Puluh Pengacara Akan Dampingi Novel Baswedan

Kompolnas Siap Evaluasi Polri Pasca Penangkapan Novel Baswedan

Loading...
;

Namun, ia enggan berpolemik lebih lanjut karena penyidik mempunyai pertimbangan sendiri menggelar rekonstruksi Jumat subuh.

“Tetapi kan tentunya penyidik punya pertimbangan sendiri dan saya tidak ingin mencampuri,” kata Novel menambahkan.

Ia mempertimbangkan alasan kesehatan sehingga tidak mengikuti rekonstruksi tersebut. Menurut Novel, ketika rekontruksi menggunakan cahaya berbahaya bagi dia.  Hal itu menjadi alasan ia tak mengikuti rekontruksi. Meski begitu ia mengharapkan proses penyidikan terhadap kasusnya dilakukan dengan objektif.

“Jangan sampai penyidikan malah memotong pembuktian yang lengkap, jangan sampai ada pihak yang dikorbankan atau mengorbankan diri, itu tidak boleh,” katanya.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti, menyatakan dalam rekontruksi terdapat 10 adegan yang diperagakan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

“Ada 10 adegan dan ada beberapa adegan tambahan sesuai dengan pembahasan tadi di lapangan dengan rekan-rekan JPU (Jaksa Penuntut Umum). Ini dalam rangka memenuhi petunjuk dari JPU,” kata Murti.

Dalam rekonstruksi itu, juga dihadirkan dua orang yang diduga pelaku penyerangan terhadap Novel yang terjadi pada April 2017. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top