Follow our news chanel

ODP dan PDP Covid-19 berkurang di Kota Sorong

Ilustrasi pemeriksaan di laboratorium - Pexels.com
ODP dan PDP Covid-19 berkurang di Kota Sorong 1 i Papua
Ilustrasi pemeriksaan di laboratorium – Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sorong, Jubi – Seorang pasien Covid-19 masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sele Bi Solu, Sorong. Rumah sakit tersebut sebelumnya juga merawat seorang pasien dalam pengawasan atau PDP, tetapi meninggal dan dinyatakan positif menderita covid-19.

Sejauh ini, belum ada penambahan jumlah pasien positif covid-19 di Kota Sorong. Sementara itu, jumlah PDP tercatat sebanyak tiga orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 84 warga.

“Jumlah ODP sebenarnya 92 orang. Sebanyak delapan lainnya telah selesai masa pemantauannya sehingga saat ini terdapat 84 ODP di Kota Sorong,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Sorong Rudy Laku dalam konferensi pers di RS Sele Bi Solu, Senin (30/3/2020).

Para ODP tersebut termasuk pihak keluarga yang sempat berkontak fisik dengan PDP yang meninggal. Adapun keseluruhan PDP yang dirawat saat ini juga mengalami penurunan.

“Semula ada tujuh PDP, tetapi empat orang telah selesai (masa) pengawasannya. Sementara itu, ada dua pasien telah dinyatakan negatif (tidak terinfeksi corona),” jelas Rudy.

Dia melanjutkan mereka saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan akhir terhadap 13 spesimen dari Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta. Hasil tersebut nanti disampaikan melalui Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Papua Barat. “Dari 13 sampel (spesimen) yang kami kirim, baru tiga yang keluar (diketahui hasil pemeriksaannya).”

Loading...
;

Untuk mengatasi pandemi covid-19, Pemerintah Kota Sorong memberlakukan penutupan jalur penerbangan maupun pelayaran penumpang. Aturan itu berlaku efektif dan diumumkan Wali Kota Sorong Lamberthus Jitmau, kemarin.

“Hanya angkutan kargo yang diizinkan beroperasi. Karena itu, seluruh maskapai penerbangan diminta menghentikan penjualan tiket untuk rute Kota Sorong. Saya juga meminta masyarakat tidak kuatir (panik). Ikuti saja arahan pemerintah. Itu semua untuk mencegah bersama penyebaran wabah covid-19,” kata Jitmau. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top