Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua, Iwanggin Sabar Olif. - Jubi/Ramah

Ombudsman Papua kantongi 16 pengaduan warga terkait bansos

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua, Iwanggin Sabar Olif, mengatakan ada sebanyak 16 pengaduan warga terkait bantuan sosial (bansos) di masa pandemi Covid-19 atau virus korona.

“Kami mempersilakan kepada masyarakat untuk melaporkan secara online atau daring keluhan yang dialami terutama layanan bantuan sosial selama pandemi Covid-19,” ujar Olif saat ditemui di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (27/11/2020).

Dikatakan Olif, 16 pengaduan tersebut terkait bansos yang langsung kepada masyarakat, karena tidak terkoordinasi baik dan bantuan yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang ditentukan.

Misalnya, dikatakan Olif, Pemerintah Kota Jayapura sudah memberikan bantuan, namun pada kesempatan yang lain Pemerintah Provinsi Papua juga memberikan bantuan di tempat yang sama.

“Supaya tidak menimbulkan kecemburuan dari masyarakat sebaiknya dikoordinasikan dengan baik dari pengelola bantuan sosial supaya tidak tumpang tindih,” ujar Olif.

Selain itu, dikatakan Olif, permasalah aduan mengenai kebijakan bansos karena penerima bantuan tidak memilik KTP/KK, serta adanya permintaan imbalan oleh petugas ketika mendaftar sebagai penerima bantuan.

Loading...
;

“Saya berharap warga yang berhak menerima bantuan benar-benar mendapatkan haknya sehingga membantu meringankan beban perekonomian di masa pandemi Covid-19,” ujar Olif.

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, mengatakan selama 2020 seluruh kegiatan bansos ke masyarakat telah disalurkan kepada warga di Kota Jayapura yang berhak menerima bantuan.

“Total anggaran bantuan sosial untuk 2020 ada Rp 2,3 miliar yang bersumber dari APBD Kota Jayapura. Realisasi penyalurannya sudah 95 persen hingga Oktober 2020,” ujar Irawadi.

Irawadi menambahkan, bansos yang diberikan kepada masyarakat sesuai kebutuhan, seperti sandang, pangan, dan pakaian.

“Harapan kami dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terpuruk perekonomiannya akibat Covid-19 ini. Bersabar dan terus berdoa kepada Tuhan agar wabah ini segera berlalu. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ujar Irawadi. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top