Follow our news chanel

Previous
Next

Omzet penjual masker kain di Kota Jayapura meningkat

Pedagang saat memperlihatkan masker kain yang dijualnya. - Jubi/Ramah
Omzet penjual masker kain di Kota Jayapura meningkat 1 i Papua
Pedagang saat memperlihatkan masker kain yang dijualnya. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Langkanya masker medis yang dijual di apotek membuat warga mencari masker yang terbuat dari kari kain. Dampak bagiknya bagi pedagang, omzet masker langsung melejit.

“Harga masker satu saya jual Rp15 ribu. Dari dulu saya jual segitu, tidak pernah saya naikkan harganya walaupun masker sedang langka,” ujar Santi, seorang penjual masker di Pasar Hamadi, Selasa (31/3/2020).

Dijelaskan Santi, sejak virus corona mewabah, banyak warga yang datang membeli masker kain yang dijual. Dalam sehari ia bisa menjual antara 25-50 masker.

“Biasanya saya hanya bisa satu saja, paling banyak bisa jual tiga masker. Saya bersyukur masker saya laku supaya saya bisa dapat uang juga. Saya beli sama pedagang lagi, tidak tau dia beli dimana,” ujar Santi.

Menurut Santi, kelebihan dari masker kain bisa dipakai hingga tiga kali karena bisa dicuci. Berbeda dengan masker medis hanya sekali pakai.

“Kata orang, kalau pake masker kain bisa mencegah virus corona. Harapan saya semoga virus ini cepat diatasi pemerintah supaya masyarakat terhindari dari penyakit corona ini,” jelas Santi.

Loading...
;

Pantauan Jubi di apotek di wilayah Pasar Hamadi, tidak ada yang menjual masker medis karena sudah habis per 1 Maret 2020.

“Satu hari saya bisa jual dua boks (isi 50 lembar) sekarang stok lagi kosong. Sudah pesan tapi belum datang padahal sudah tiga minggu pesannya,” ujar seorang karyawan di Apotek Fajar Indah, Nella. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top