Follow our news chanel

O’Neill umumkan pengunduran diri sebagai PM PNG

Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill (tengah), mengumumkan pengunduran dirinya, didampingi Sir Julius Chan (kiri). - RNZI/EMTV
O'Neill umumkan pengunduran diri sebagai PM PNG 1 i Papua
Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill (tengah), mengumumkan pengunduran dirinya, didampingi Sir Julius Chan (kiri). – RNZI/EMTV

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Perdana Menteri Papua Nugini (PM PNG) , Peter O’Neill, mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari jabatannya, dengan alasan diperlukannya perubahan, setelah kericuhan dalam pemerintah selama beberapa minggu terakhir.

O’Neill mengadakan konferensi pers, Minggu (26/5/2019) di Port Moresby, dan mengumumkan dia akan mundur dalam beberapa hari ke depan.

Setelah hampir delapan tahun menjabat sebagai PM, O’Neill berkata akan menyerahkan kepemimpinan kepada Sir Julius Chan, yang pernah menjadi PM tiga kali sebelumnya.

Pengunduran diri O’Neill belum resmi sampai diterima secara tertulis oleh Gubernur Jenderal.

Namun, PM O’Neill, Minggu kemarin, mengakui bahwa pergerakan dalam politik baru-baru ini, menunjukkan kepadanya adanya perubahan dalam kepemimpinan negara itu.

Keadaan telah semakin genting selama beberapa minggu terakhir bagi pemerintahan koalisi O’Neill, dengan keluarnya sejumlah MP-nya untuk bergabung dengan oposisi, termasuk menteri-menteri senior dan MP dari partai-nya, People’s National Congress.

Loading...
;

Sejak Jumat (24/5/2019), dengan pengunduran diri partai United Resources Party di bawah pimpinan William Duma yang memiliki 8 MP, blok oposisi mengklaim telah mengumpulkan 62 MP di parlemen dengan 111 kursi itu, sementara mereka berusaha untuk menggulingkan PM melalui mosi tidak percaya dalam parlemen.

Minggu, O’Neill duduk bersama wakilnya Charles Abel, Sir Julius, dan pemimpin dari partai-partai koalisi lainnya.

“Kami semua sepakat untuk mengubah pimpinan kami, kepemimpinan atas pemerintah kami sekarang akan diserahkan kepada Sir Julius Chan, yang merupakan seorang pemimpin veteran dan salah satu bapak pendiri bangsa kita yang besar,” tutur O’Neill.

Sir Julius Chan akan menjabat sebagai PM sementara, sampai parlemen memutuskan nasib jabatan itu.

Dengan kubu oposisi kelihatannya memiliki mayoritas suara, pemilihan PM yang baru oleh semua MP mungkin akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang, setelah sesi parlemen dilanjutkan kembali Selasa. (RNZI)


Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top