Follow our news chanel

Previous
Next

Opsi penundaan PON, Jakarta yang putuskan

Ilustrasi. Dua atlet Jawa Timur [tengah] foto bareng maskot PON XX/2020 Papua, Kangpho [kiri] dan Drawa [kanan], saat tes event cabang olahraga atletik di lintasan atletik Mimika Sport Complex, Timika, Kabupaten Mimika, Papua - Jubi/Jean Bisay

Opsi penundaan PON, Jakarta yang putuskan 1 i Papua
Dua atlet Jawa Timur [tengah] foto bareng maskot PON XX/2020 Papua, Kangpho [kiri] dan Drawa [kanan], saat tes event cabang olahraga atletik di lintasan atletik Mimika Sport Complex, Timika, Kabupaten Mimika, Papua – Jubi/Jean Bisay
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Papua bersikap datar menyikapi opsi menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di tengah merebaknya pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, memaklumi opsi yang berkembang dengan memundurkan pelaksanaan multievent empat tahunan itu akibat Corona yang melanda Indonesia, termasuk Tanah Papua.

“PON itu gawenya (hajatan) negara, yang mana Papua jadi tuan rumah. Jadi terserah (negara) mau bilang mulai silakan, mundur juga tidak ada masalah. (Keputusan) itu tergantung negara,” kata Wagub Tinal, di Jayapura, Selasa (7/4/2020).

Klemen Tinal mengatakan PON merupakan agenda nasional yang menjadi wewenang pemerintah pusat sepenuhnya. Sedangkan Pemprov Papua dipercayakan sebagai tuan rumah penyelenggara PON.

Namun, kata Klemen Tinal, Pemprov Papua sangat siap jika PON tetap sesuai jadwal pelaksanaan yakni digelar pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Venue yang dibangun dari dana APBD Papua, sudah rampung (100 persen pengerjaan) pada Maret 2020 lalu. Tinggal venue yang dibangun dari APBN yang menurut target selesai Juni 2020 mendatang, mungkin agak molor sedikit,” ujarnya.

Loading...
;

“Saya yakin pemerintah pusat bakal memutuskan dengan bijaksana dan yang terbaik untuk PON. Sebab ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Kami Papua sebagai tuan rumah selalu siap,” tegasnya.

Dari Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menyiapkan opsi penundaan PON 2020 Papua sebagai pilihan alternatif seandainya pandemi COVID-19 tak kunjung mereda menjelang penyelenggaraan pesta olahraga nasional yang dijadwalkan digelar pada 20 Oktober-2 November itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengatakan hanya ada dua perencanaan terkait pelaksanaan PON 2020, yakni tetap berjalan tahun ini atau ditunda.

“Kita tentu harus mempersiapkan opsi penundaan. Tetapi itu bukan kewenangan Menpora. Tetap harus melalui keputusan Presiden melalui rapat kabinet,” kata Zainudin Amali saat melakukan telekonferensi bersama media di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Amali mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data dan informasi, termasuk usulan dari berbagai pihak, yang nantinya disampaikan kepada presiden untuk dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam memutuskan pelaksanaan PON 2020.

Bahkan, setelah melakukan rapat virtual bersama Ketua Umun KONI Pusat, ia menyampaikan bahwa pihaknya amat mempertimbangkan kondisi para atlet yang kesulitan berlatih secara maksimal di tengah kondisi pandemi saat ini. Maka, opsi penundaan PON, menurut dia, sangat memungkinkan.

Namun ia belum bisa memberikan kepastian batas akhir penentuan keputusan pelaksanaan PON 2020. Menurutnya, hal itu akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet nanti.

Apabila harus ditunda, Menpora akan memperhitungkan ulang terkait anggaran peralatan dan pelaksanaannya, terlebih banyak event olahraga lain yang juga digelar di tahun 2021.

“Kita juga harus mencari waktu supaya tidak bertabrakan dengan agenda (olahraga) lain, baik itu Piala Dunia U-20 tahun 2021 maupun multievent lain,” ujar politikus Partai Golkar itu.

“Yang paling diutamakan adalah keselamatan, baik itu keselamatan para atlet maupun ofisial. Jadi itu yang menjadi pertimbangan utamanya,” tegas Amali. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top