Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Siswa mengambil dan menyerahkan hasil tugas belajar di rumah, di SD Inpres Siriwini, Nabire, Senin (5/10/2020) - Jubi/Titus Ruban.

Orang tua sangsikan keselamatan siswa saat belajar tatap muka

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi –  Pemerintah Kabupaten Nabire mengizinkan sekolah kembali menggelar kegiatan tatap muka, kecuali taman kanak-kanak. Namun, pelaksanaannya masih dibayangi kecemasan para orang tua siswa, apalagi saat ini muncul varian baru virus korona. Mereka khawatir Covid-19 berjangkit di sekolah.

“Saya masih sangsi terhadap proses pembelajaran tatap muka di sekolah. Siswa belum cukup dewasa sehingga belum bisa (konsisten) menerapkan protokol kesehatan. Sulit untuk mengontrol (memastikan) mereka menjaga jarak (fisik) dengan teman-temannya,” kata Sarlota Ramandey, orang tua siswa pada salah satu SMP di Nabire, Senin (4/1/2021).

Ramandey berharap pembelajaran tetap berlangsung secara jarak jauh melalui daring. Para guru juga diharapkanya lebih aktif dalam mengampu pelajaran melalui daring.

“Anak saya masih SMP. Kalau dia sudah SMA, mungkin tidak masalah (menjalani pembelajaran secara tatap muka di sekolah) karena sudah bisa diatur (mudah memberi pemahaman mengenai faedah protokol kesehatan),” jelasnya.

Keberatan serupa disampaikan Sri. Dia beralasan pihak sekolah pasti kesulitan mengawasi anak-anak mereka saat berinteraksi dengan teman-teman di sekolah.

“Anak saya masih di SD (sekolah dasar). Saya belum berani kirim (mengizinkannya) ke sekolah. Saya akan akan berkoordinasi (minta dispensasi) dengan gurunya agar dia tetap belajar dari rumah,” kata Sri.

Kepala Dinas Pendidikan Nabire Yulianus Pasang memahami keberatan para orang tua tersebut. Mereka disarankan berkoordinasi langsung dengan guru masing-masing untuk mengatur jadwal pembelajaran secara daring.

Loading...
;

“Silahkan kalau orang tua  ada yang keberatan (dan bisa mengajukan pembelajaran secara daring). Namun, saya terus terang meragukan kualitas daya tangkap siswa terhadap materi pembelajaran jika tidak dengan tatap muka di sekolah,” kata Pasang. (*)

Editor: Aries Munandar

Scroll to Top