Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Orang tua siswa bersyukur atas ditiadakannya UN akibat wabah Covid-19

Salah satu SMP di Manokwari, yang sempat melaksanakan UN sebelum dikeluarkannya Edaran Menteri dan Dinas Pendidikan setempat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Edaran menteri Pendidikan RI untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) tahun ini, menjawab keluhan orang tua dari para siswa peserta UN di seluruh Indonesia, termasuk Manokwari yang tidak ingin menanggung risiko di tengah mewabahnya virus Corona.

H. Peday, salah satu orang tua murid di Manokwari, sempat mempertanyakan kebijakan kepala daerah di Manokwari yang meliburkan seluruh kegiatan kantor maupun sekolah, kecuali siswa peserta UN.

Menurut Peday, lebih baik anaknya tak lulus karena tidak mengikuti UN, daripada harus menanggung risiko yang tidak diinginkan dengan situasi siaga virus Corona yang terus mengancam nyawa manusia.

“Lebih baik anak saya tak lulus karena tidak ikut UN. Daripada kami se-keluarga harus menanggung resiko dengan kemungkinan buruk yang tidak kami harapkan,” kata Peday, saat dikonfirmasi Jubi, Selasa kemarin.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, meniadakan UN 2019/2020 tingkat SMA maupun Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) bagi siswa SMK dengan menindaklanjuti edaran Menteri Pendidikan RI.

“Keikutsertaan UN tidak dijadikan syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang yang lebih tinggi. Kelulusan SMA/K-sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio, dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan,” ujar Dowansiba dalam surat edarannya yang berlaku sejak 25 Maret 2020.

Loading...
;

Melalui surat edarannya beromor: 800/514/2020, ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan beserta Kepala Sekolah SD/SMP kabupaten/kota se Papua Barat.

Bahwa, kelulusan SMP/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Sementara kelulusan siswa jenjang SD yang belum melaksanakan Ujian Sekolah (US) dapat ditentukan berdasarkan lima semester terakhir (kelas 4,5 dan kelas 6 semester gasal).

“Bagi sekolah yang telah melaksanakan US, dapat menggunakan nilai US untuk menentukan kelulusan siswa,” tutur Dowansiba. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top