Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

ORI Papua akan tinjau pelaksanaan operasi mayor di RSUD Jayapura

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Papua, Sabar Iwanggin mengatakan, pihaknya akan melakukan peninjauan di ruang operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura terkait dengan pelaksanaan operasi mayor yang telah dilakukan oleh rumah sakit (RS) tersebut.

“Kami akan mengecek lagi apakah operasi mayor benar-benar sudah dilakukan atau belum,” kata Iwanggin kepada Jubi, kepada Jubi, Selasa (28/8/2018) di ruang kerjanya.

ORI Papua akan tinjau pelaksanaan operasi mayor di RSUD Jayapura 1 i Papua

Selain mengecek soal pelaksanaan operasi mayor, pihaknya juga akan mengecek secara keseluruhan soal penyediaan obat dan alat kesehatan (alkes) yang menurut RS sudah tersedia.

“Semuanya akan kami cek, apakah sesuai dengan omongan pihak RS atau tidak. Jangan sampai, omongan tidak sesuai dengan pelaksanaannya,” ujarnya.

Iwanggin mengatakan, peralatan operasi juga akan menjadi fokus mereka dalam pengecekan yang dilakukan esok (Rabu 29 Agustus 2018).

“Katanya banyak peralatan yang sudah tua. Saya melihat walaupun peralatan sudah tua tetapi kalau dijaga dengan baik maka peralatan itu akan tetap awet dan tidak gampang rusak,” katanya.

Loading...
;

“Ini yang pernah saya katakan bahwa RS tersebut sama sekali tidak memiliki tenaga pemeliharaan. Kalau ada orang yang khusus menangani pemeliharaan peralatan RS saya pikir hal itu tidak bisa terjadi. Jangan tunggu rusak baru kalang kabut. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dengan alasan peralatan sudah tua atau rusak,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Wakil Direktur (Wadir) pelayanan medik RSUD Jayapura, dr. Donal Aronggear mengklaim sejak pekan lalu aktivitas operasi di rumah sakit milik Pemprov Papua itu kembali normal setelah sempat terhenti beberapa waktu lalu.

“Sudah berjalan seperti biasa. Berjalan normal. Tapi bagaimanapun, tempat tidur terbatas, kamar operasi terbatas, dokter terbatas, juga obat dan peralatan. Sistemnya memang harus diperbaiki,” kata dr. Donald Aronggear menjawab pertanyaan Jubi, Senin (27/8/2018).

Menurutnya, beberapa waktu lalu aktivitas operasi pasien di RSUD Jayapura sempat terhenti selama dua hari karena selama ini pihaknya tak maksimal mensterilkan peralatan operasi.

“Alatnya sudah tua. Akhirnya pasien ada yang dipindahkan ke RSUD Abepura dan RSUD Yowari. Tapi pasti tak maksimal untuk membackup RSUD Jayapura,” ujarnya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top