HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

ORI PB: Ada kelalaian dalam proses demokrasi pemilihan rektor Unipa

ORI PB: Ada kelalaian dalam proses demokrasi pemilihan rektor Unipa 1 i Papua
Kantor Rektorat di kampus Unipa Manokwari. Ombudsman Papua Barat menilai, ada kelalaian dalam proses demokrasi pemilihan Rektor di kampus Unipa. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Jelang berakhirnya periode jabatan Rektor Universitas Papua (Unipa) Manokwari pada 13 Mei 2020, sampai saat ini belum ada persiapan dari civitas akademika universitas tersebut untuk melaksanakan tahapan dan proses menuju pemilihan Rektor periode 2020/2024.

Kepala perwakilan Ombudsman RI, Musa Y.Sombuk, mengatakan kantornya telah menerima pengaduan tentang dinamika pencalonan dan pemilihan rektor Unipa Manokwari yang hingga saat ini belum dilakukan oleh pimpinan Universitas .

ORI PB: Ada kelalaian dalam proses demokrasi pemilihan rektor Unipa 2 i Papua

“Kami telah terima pengaduan tentang dinamika yang terjadi di kampus Unipa. Karena kampus bagian dari lembaga pelayanan publik, maka bagian ini kami sikapi,” kata Sombuk kepada Jubi di ruang kerjanya, Senin (3/2/2020).

Dalam pengaduan yang diterima, lanjut Sombuk, disertakan dokumen Keputusan Menristekdikti No.39/M/KPT.KP/2019 Tanggal 13 Mei 2016 yang menetapkan Jacob Manusawai sebagai Rektor Unipa. Masa jabatan tersebut akan segera berakhir pada 13 Mei 2020.

Lalu berdasarkan Permeristek Nomor 19 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Pasal 6 (enam) menyebutkan, penjaringan bakal calon Rektor dilaksanakan paling lambat 5 (lima) bulan sebelum berakhirnya masa jabatan PTN yang sedang menjabat.

Dengan memperhatikan pasal tersebut, maka seharusnya sejak tanggal 13 Desember 2019 Unipa sudah memasuki tahapan pembentukan panitia, penetapan bakal calon Rektor, serta persiapan menuju pemilihan Rektor.

Loading...
;

“Jadi, ORI Papua Barat mempertanyakan kepada Unipa, mengapa sampai saat ini belum ada panitia. Apa alasannya, sehingga belum ada langkah-langkah yang diambil,” kata Sombuk.

Dipastikan dalam waktu kurang dari lima bulan, maka tahapan itu tidak akan berjalan dengan baik, sehingga penjaringan tidak berkualitas. Kondisi ini menunjukkan ada kelalaian dari pimpinan Unipa yang tidak mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Oleh karena itu,saya mendorong pimpinan Unipa dan senat untuk segera mengambil langkah cepat untuk pembentukan panitia dan menetapkan tahapan serta jadwal penyelenggaraan pemilihan rektor,” katanya.

Dia tegaskan,bahwa ORI PB akan surati Mendikbud untuk memberikan supervisi dalam proses pemilihan rektor Unipa.

“Karena Unipa adalah lembaga besar di dalamnya ada layanan publik yang dilakukan oleh Universitas terhadap mahasiswa (masyarakat). Maka jangan sampai terjadi maladministrasi yang berujung pada pelanggaran hukum,” katanya tegas.

Terpisah, Rektor Unipa Manokwari, Jacob Manusaway, yang dikonfirmasi Jubi melalui pesan selulernya secara berturut-turut enggan memberikan respons ataupun keterangan terkait alasan keterlambatan persiapan pemilihan Rektor Unipa periode 2020/2024. (*).

Editor; Syam Terrajana

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa