Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Otsus harus dimaknai dan ekspresikan dengan kearifan lokal

Topi burung cenderawasih di kepala Bupati Jayapura, Mathius Awoitau, saat menghadiri detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani - Jubi/Engel Wally
Otsus harus dimaknai dan ekspresikan dengan kearifan lokal 1 i Papua
Topi burung cenderawasih di kepala Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat menghadiri detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pada momentpuncak peringatan HUT ke-74 RI di Kabupaten Jayapura, ada hal yang terlihat unik dari kegiatan tersebut yang tidak biasanya dilakukan oleh seorang pimpinan daerah bersama seluruh jajaran pejabat eselon dan Forkompinda Pemerintahan Kabupaten Jayapura.

Topi dengan hiasan bulu cenderawasih dan kasuari yang digunakan menggantikan peci yang lazim digunakan dalam acara-acara kebesaran seperti peringatan Prokalmasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Otsus harus dimaknai dan ekspresikan dengan kearifan lokal 2 i Papua

“Otsus bagi Papua harus dimaknai dengan baik dan harus juga diekspresikan dengan memanfaatkan semua potensi kearifan lokal yang dimiliki,” ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, di Sentani, Sabtu (17/8/2019).

Dikatakan, ada lima hal yang menjadi urusan Pemerintah Pusat, selain dari lima hal tersebut, masing-masing daerah di Papua termasuk Kabupaten Jayapura dapat mengekspresikan dengan menggunakan cara masing-masing.

“Otsus di Papua berdasarkan kebudayaan. Otsus di Aceh berdasarkan syariat Islam. Oleh sebab itu, kita semua harus tampil pada acara-acara penting seperti ini dengan mengekspresikan keberadaan dan budaya kita sendiri, tetap dalam koridor Papua dalam Negara Republik Indonesia. Kita punya ciri khas sendiri. Selama ini kita tinggal pake topi songkok terus,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring, menilai penggunaan atribut budaya yang bertepatan dengan momen kenegaraan mencerminkan kebhinekaan dalam Pancasila yang seutuhnya.

Loading...
;

“Tahun ini Presiden menggunakan atribut budaya Bali, tahun lalu dari Kalimantan, dan itu diikuti oleh semua pejabat negara dengan menggunakan atribut budaya dari berbagai suku dan daerah di Indoensia. Inilah bhineka tunggal ika itu yang sesungguhnya,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top