Palestina bersedia berunding dengan Israel lewat mediasi pemerintahan Joe Biden

Ilustrasi pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Palestina bersedia membuka dialog perdamaian dengan Israel melalui mediasi pemerintahan Presiden AS terpilih Joe Biden. Pernyataan  itu disampaikan dengan berdasarkan resolusi hukum internasional.

“Asalkan pembaruan negosiasi didasarkan pada kerangka acuan yang sudah diakui, yang berarti resolusi PBB, Prakarsa Perdamaian Arab, dan hukum internasional,” Menteri Luar Negeri Riyad al-Maliki, pada Forum Dialog Mediterania Kamis, (26/11/2020) malam, dikutip dari Times of Israel.

Baca juga : PBB sebut saatnya Israel-Palestina berunding

Qatar kekeh minta Palestina merdeka meski dilobi AS dan UEA

Macron desak negosiasi damai Palestina dimulai

Tidak jelas bagaimana pesan itu disampaikan, karena al-Maliki kemudian mengklarifikasi bahwa Otoritas Palestina (PA) hanya berkomunikasi secara tidak langsung dengan tim transisi Biden.

Loading...
;

“Kami secara tidak langsung telah melakukan kontak dengan timnya, dan kami berharap kami dapat terlibat kembali dengan pemerintahan baru di Washington pada 20 Januari,” kata al-Maliki menambahkan.

Wakil ketua Fatah Mahmoud al-Aloul, orang kepercayaan dekat Presiden PA Mahmoud Abbas, mengatakan kepada Radio Voice of Palestine pada Senin bahwa PA telah mencapai sejumlah pemahaman dengan tim transisi pemerintahan yang akan datang.

Meski Al-Aloul menolak berkomentar lebih lanjut dan mengatakan bahwa dia tidak ingin terburu-buru.

Seorang juru bicara Abbas mengatakan seminggu setelah kemenangan Biden bahwa PA bersedia untuk kembali ke negosiasi dengan Israel, selama rencana perdamaian kontroversial Presiden Donald Trump dibatalkan dan kedua belah pihak kembali ke negosiasi dari titik di mana mereka terakhir berhenti.

Pejabat Otoritas Palestina secara terbuka berharap Trump dikalahkan oleh Biden. PA secara konsisten menuduh bahwa pemerintahan Trump bias berat sebelah terhadap Israel, dan memutuskan semua kesepakatan dengannya setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top