Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pandemi Covid-19, Pemprov ini tak sanggup menambah anggaran Pilkada

pilkada, papua, pegaf, pegunungan arfak
ilustrasi Pilkada Serentak 2020 – Jubi/fin.co.id
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bengkulu, Jubi – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengaku tidak sanggup menambah anggaran untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020. APBD Provinsi Bengkulu saat ini sangat terbatas untuk refocusing anggaran penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan Ketua KPU sudah saya sampaikan melalui WA agar kiranya memanfaatkan anggaran yang ada,” kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri, Selasa (09/06/2020).

Baca juga : KPU berharap pencairan anggaran Pilkada Serentak 2020 tepat waktu

Pandemi Covid-19, Pemprov ini tak sanggup menambah anggaran Pilkada 1 i Papua

MRP akan merealokasi anggaran untuk mendukung penanganan Covid-19

Anggaran pengawasan Pilkada NTT belum dikembalikan, ini penjelasan Bawaslu

Meski begitu Hamka menyebut Pemprov Bengkulu berkomitmen menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang rencananya akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu  dibuktikan dengan tidak dilakukannya rasionalisasi anggaran hibah untuk pelaksanaan Pilkada, baik itu untuk KPU maupun Bawaslu Provinsi Bengkulu.

Loading...
;

“Kalaupun tidak melakukan rasionalisasi terhadap anggaran itu, minimal tidak menambah karena kondisi keuangan kita terbatas dan kita juga mengalokasikan anggaran untuk kepentingan COVID-19,” kata Hamka menambahkan.

Tercatat Pemprov Bengkulu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp160,5 miliar untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada itu telah dilakukan pada medio Oktober 2019 lalu.

Dari anggaran Rp160,5 miliar itu, KPU Provinsi Bengkulu mendapat anggaran sebesar Rp110 miliar dan Bawaslu Provinsi Bengkulu mendapat sebesar Rp50,5 miliar.

“Terkait kesiapan anggaran untuk pelaksanaan tahapan Pilkada Pemprov Bengkulu telah mentransfer anggaran sebesar 40 persen sesuai dengan arahan pemerintah pusat,” katanya.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra,  Pilkada serentak diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran. “Tambahan anggaran itu untuk melengkapi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi penyelenggara Pilkada ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Irwan.

Menurut dia, tambahan anggaran itu terkait pelaksanaan saat pandemi Covid-19. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top