Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pangdam: TNI masih tunggu instruksi kementerian PUPR benahi Wamena

Pangdam: TNI masih tunggu  instruksi kementerian PUPR benahi Wamena 1 i Papua
Sejumlah bangunan yang rusak terbakar pasca kejadian 23 September lalu-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terkait pembangunan kembali sejumlah infrastruktur rusak akibat kerusuhan Wamena 23 September 2019.

“Apa yang kita lakukan bersama pemerintah daerah maupun tingkat pusat dari kementerian PUPR suatu sinergis, kita punya satuan Zipur yang akan siap melaksanakan, tetapi kita tungu PUPR kapan akan dilaksanakan,” kata Pangdam saat berkunjung ke Wamena, Minggu (13/10/2019).

Pangdam: TNI masih tunggu  instruksi kementerian PUPR benahi Wamena 2 i Papua

Hal ini sesuai dari keinginan Kementerian PUPR yang akan menggandeng direktorat Zeni Angkatan Darat TNI membangun kembali infrastruktur yang dirusak, setelah dilakukan pengecekan di lapangan beberapa waktu lalu.

“Untuk melaksanakan kegiatan ini minimal ada satu SSK yang kami siapkan nanti, sambil menunggu program yang dilaksanakan apakah kantor bupati terlebih dahulu yang dibangun, atau pertokoan yang sudah hancur atau perumahan warga semua masih bersifat menunggu dari kementerian,” katanya.

Sementara itu Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan pihaknya ingin Kementerian PUPR tidak membangun hunian sementara bagi warga yang terkena dampak, tetapi membangun hunian permanen agar bisa langsung digunakan.

“Rencana pembangunan sebenarnya harus sudah bisa lebih cepat dibangun, karena PUPR telah turun lapangan bersama dan melakukan koordinasi dengan TNI,” kata Banua.

Loading...
;

Ia katakan, kini pemerintah Jayawijaya telah mencabut status tanggap darurat dan mengeluarkan surat masa transisi darurat sejak Senin (7/10/2019) hingga sebulan ke depan untuk pembenahan seperti lokasi yang terbakar.

Transisi ini aturan darurat karena membutuhkan administrasi untuk perbaikan-perbaikan rumah, baik dari kementerian terkait maupun dari instansi terkait untuk pemulihan, katanya.(*)

Editor: Syam Terrajana

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top