Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Panwasrah PON sarankan tiga hotel di Jayapura dipakai tamu VIP dan VVIP

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PON XX Papua, Suwarno. - Jubi/Alex
Panwasrah PON sarankan tiga hotel di Jayapura dipakai tamu VIP dan VVIP 1 i Papua
Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PON XX Papua, Suwarno. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Panitia Pengawas dan Pengarah atau Panwasrah PON XX Papua menyarankan agar tiga hotel yang ada di Kota Jayapura, yakni Swiss-Belhotel, Mercure dan Aston digunakan khusus untuk para tamu VIP dan VVIP.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PON XX Papua, Suwarno, mengatakan untuk soal ini bidang-bidang yang ada di Panitia Besar PON XX harus memfinalkan bersama bidang di Sub PB PON Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, mengingat pembukaan nanti akan berlangsung di Stadion Papua Bangkit, di Kampung Harapan.

Panwasrah PON sarankan tiga hotel di Jayapura dipakai tamu VIP dan VVIP 2 i Papua

“Koordinasi harus berjalan baik, agar nantinya tidak saling harap. Intinya, masing-masing bidang harus tahu tugas dan apa yang harus dilakukan,” kata Suwarno, di Jayapura, Minggu (15/3/2020).

Khusus untuk penyusunan panitia penyelenggara, karena ada pengurus provinsi, pengurus kota dan pengurus kabupaten, maka diperlukan adanya pembagian kekuatan personel.

“Jadi harus ditentukan mana yang akan diisi oleh provinsi, kota dan kabupaten sehingga nantinya tidak menjadi kendala,” ujarnya.

Sementara untuk transportasi, kata ia, meskipun ada dukungan kendaraan dari Kementerian Perhubungan, tetap daerah harus bisa menyiapkan kendaraan lokal terutama kendaraan berbadan kecil seperti, Avansa, Inova, Pajero, Fortuner dan lainnya sehingga nantinya akan sinkron guna mendukung kebutuhan para tamu.

Loading...
;

“Semua harus ada sinkronisasi mengingat waktu pelaksanaan sudah semakin dekat,” kata Suwarno dengan tegas.

Wakil Ketua Harian PB PON XX Papua, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan dalam PON ada pelayanan terhadap panitia pelaksana, kontingen dan tamu serta pelengkap lainnya seperti wartawan.

“Jadi kami sudah mulai menghitung kebutuhan akomodasi panitia pelaksana, setelah itu masuk kepada penyusunan buku manual dan penyusunan buku manual yang akan menjadi overlay,” katanya.

Terkait venue yang ada di Kota Jayapura, ujar ia, karena harus diperbaiki dalam waktu yang singkat maka akan dikonsolidasikan di dalam satu bentuk urusan atau kontrak yang dinamakan lelang konsolidasi.

“Jadi seluruhnya dikumpul dan dilelang, satu perusahaan nanti sub-kontraktor yang dibagi oleh main kontraktor terhadap perusahaan itu urusan nanti. Ini jenis lelang yang nanti kami sedang diupayakan untuk didiskusikan dengan inspektorat, BPKP, dan LKPP karena semua ini lebih efektif dalam mengejar sisa waktu,” ujarnya.

Untuk pelayanan kontingen, jelas ia, datanya akan didapat dari bidang IT, sementara pelayanan penitia pelaksana didapat dari Technical Delegate, pengurus provinsi dan pengurus cabang. Makanya PB sudah membuka pendaftaran cabang olahraga.

“Seluruh cabor akan mendaftarkan hasil kualifikasi, sehingga bisa diketahui jumlah perempuan dan laki-laki. Di situlah nanti disusun kebutuhan untuk kontingen. Jadi begini cara menyiapkan PON, selesaikan dulu rakor bidang I setelah itu baru masuk pada persiapan kontingen dan unsur-unsur lain,” jelasnya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top