Follow our news chanel

Previous
Next

115 pedagang positif korona, Pasar Youtefa kembali ditutup

papua-pasar-youtefa-tutu-115-pedagang-positif-corona
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura-Papua saat melakukan pemantauan di Pasar Youtefa, belum lama ini - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura-Papua kembali menutup Pasar Youtefa, menyusul pemeriksaan lanjutan 394 pedagang di pasar tersebut yang hasil rapid test-nya reaktif, setelah dilakukan swab test, sebanyak 115 dinyatakan positif korona.

Sebelumnya, pasar yang terletak di Distrik Abepura itu pernah ditutup selama tiga hari untuk dilakukan disinfeksi dan pembersihan sampah, setelah rapid test ratusan pedagang di pasar tersebut menunjukkan hasil reaktif.

“Jadi, penutupan pasar selama tiga hari atau mulai Sabtu sampai Senin, nanti Selasa baru bisa dibuka lagi,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (10/7/2020).

Dikatakan Tomi Mano, pedagang di Pasar Youtefa akan diberitahukan nama-nama yang negatif dan positif, diikuti dengan pembagian kartu negatif agar ketahuan pedagang mana saja yang layak berjualan.

“Ini demi kesehatan kita semua. Saya minta pedagang patuhi protokol kesehatan sehingga kita bisa beraktivitas dengan normal lagi. Lakukan pengawasan dengan ketat sehingga pasar benar-benar aman dan nyaman dilakukan aktivitas jual beli,” ujar Tomi Mano.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan sebanyak 115 pedagang yang positif virus korona dari 394 pedagang yang hasil rapid test reaktif.

“Yang positif kami jemput untuk mengikuti karantina. Ini demi keselamatan kita bersama karena kalau sampai berjualan di pasar dalam keadaan positif maka akan menularkan virus. Kios pedagang yang positif sementara ditutup. Selama pasar ditutup dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujar Rustan yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jayapura.

Loading...
;

Terkait protes para pedagang yang kartu negatif ditarik kembali, dikatakan Rustan, karena kesalahan petugas gugus tugas yang sudah membagikan kartu sebelum hasil swab keluar.

“Begitu kartu kami sudah tarik, ternyata hasil swab keluar dari laboratorium ada yang positif. Maka yang sudah kami bagi 394 pedagang ini, ada sejumlah 115 kami tahan kembali,” ujar Rustan. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top