Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-sekdinkes-merauke
Sekretaris Dinkes Merauke, dr. Nevil Muskita – Jubi/Frans L Kobun

14 pasien Covid-19 di Merauke meninggal

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, hingga Selasa (12/1/2021), jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia menjadi 14 orang, dari sebelumnya 12 orang.

Sedangkan jumlah yang positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke mengalami penurunan dari jumlah sebelumnya 109, berkurang menjadi 101 orang

“Memang jumlah yang terkonformasi positif mulai mengalami penurunan. Hanya yang meninggal, hingga kemarin 12 orang, namun hari ini bertambah dua orang. Sehingga jumlahnya menjadi 14 orang,” ungkap Sekretaris Dinkes Merauke, dr. Nevil Muskita, saat konformasi melalui telpon selulernya, Rabu (13/1/2020).

Mereka yang meninggal akibat Covid-19, demikian Nevil, dimakamkan dengan mengikuti protokol kesehatan.

“Memang perlu kesadaran dari seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, agar dapat menekan penularan virus korona. Dari pantauan saya, masih banyak warga tak menggunakan masker saat melakukan aktivitas,” katanya.

Kebiasaan seperti demikian, katanya, harus disadari baik oleh setiap orang. Untuk bisa memutus mata rantai penyakit tersebut, kuncinya adalah memakai masker, menghindari kerumuman, dan selalu mencuci tangan.

Baca juga: Jumlah kasus Covid-19 terus bertambah, 75 persen ASN Merauke bekerja dari rumah

Loading...
;

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Benjamin Latumahina, mengaku hingga sekarang aktivitas di kantor DPRD di wilayah selatan Papua ini belum berjalan. Baik anggota dewan maupun staf sekretariat, hingga hari ini masih bekerja dari rumah masing-masing.

“Betul ada tiga anggota DPRD Merauke positif Covid-19, sehingga berbagai aktivitas di kantor dibatasi untuk beberapa minggu ke depan,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top