Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

17 ribu UMKM di Kota Jayapura terdampak pandemi Covid-19

papua-kadisperindagkop-umkm-kot-jayapura
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, saat diwawancara di ruang kerjanya - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura-Papua, Robert L. N. Awi, mengatakan ada sekitar 17 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Jayapura terdampak pandemi Covid-19.

“Supaya (para pelaku UMKM) tetap beraktivitas, bantuan dari pemerintah yang sifatnya bunga lunak itu kami sosialisasikan kepada para pelaku UMKM,” ujar Awi di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Jumat (14/8/2020).

Dikatakan Awi, selama pandemi Covid-19 dari akhir Maret 2020 silam, yang bisa dilakukan pemerintah adalah terus mendampingi supaya pelaku UMKM tidak kolaps dan terus bisa beraktivitas.

“Ada yang datang minta rekomendasi, kami fasilitasi. Ada yang ingin menambah usaha (membuka usaha tidak hanya satu jenis saja), kami bantu pendampingannya di lapangan. Dan itu berjalan dengan baik,” ujar Awi.

Menurut Awi, terjadi penurunan penjualan sehingga dibutuhkan upaya untuk pemulihan agar usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Jayapura bisa kembali bergerak selain pendampingan.

“Bantuan sosial, insentif pajak, relaksasi dan restrukturisasi kredit, serta perluasan pembiayaan modal kerja, dengan harapan bisa membantu pelaku UMKM bisa bertahan selama pandemi Covid-19 ini,” ujar Awi.

Untuk itu, Awi mengimbau kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah tetap melakukan inovasi dan kreatif pada produk usaha yang digeluti masing-masing sehingga banyak peminat yang membeli barang dagangan yang mereka tawarkan.

Loading...
;

“Kami terus berupaya memulihkan aktivitas ekonomi sehingga kembali normal. Saya harap pelaku UMKM bisa bersabar dengan tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Awi.

Baca juga: Platform online bantu pasarkan produk UMKM di Kota Jayapura

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan dengan memperpanjang aktivitas usaha sampai pukul 6 sore supaya ekonomi kembali pulih sehingga masyarakat tidak berteriak hidup susah.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, mulai September nanti waktu jam operasional tempat usaha akan diperpanjang lagi sehingga mempercepat perputaran ekonomi dan memudahkan segala akses bisnis dalam segala hal untuk mempermudah pendapatan masyarakat,” ujar Rustan. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top