Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Para peserta pelatihan vaksinator Covid-19 foto bersama usai pembukaan - Dinkes Deiyai untuk Jubi

70 nakes di Deiyai ikut pelatihan vaksinator Covid-19

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Deiyai, Jubi РGuna menekan penyebaran virus korona di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua,  Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar pelatihan vaksinator Covid-19 di Nabire, selama tiga hari, 25-27 Februari 2021.

Kepala Dinkes Deiyai, Kornelis Pakage, mengatakan pelatihan tersebut dilakukan secara tatap muka setelah direstui Dinkes Provinsi Papua, karena asalan jaringan internet di Kabupaten Deiyai tak mendukung untuk digelar pelatihan secara online.

Menurut Pakage, dalam pelatihan tersebut dilibatkan 70 orang petugas kesehatan (nakes) dan non-kesehatan dari lingkungan Dinkes Deiyai.

“Pesertanya dari sepuluh puskemas, yang masing-masing lima orang. Ada juga petugas kesehatan dari RSUD Deiyai dan pegawai Dinas Kesehatan Deiyai. Jadi keseluruhannya ada 70 orang. Mereka yang ikut pelatihan ini orang kesehatan dan non-kesehatan,” kata Kornelis Pakage kepada Jubi melalui selularnya, Jumat (26/2/2021).

Ia mengatakan pelatihan vaksinator Covid-19 selama tiga hari, Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan narasumber dari Kemenkes RI di Makassar, WHO, dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Awalnya, lanjut mantan Sekretaris Dinkes Pegunungan Bintang ini, pihaknya merencanakan pelatihan melalui aplikasi Zoom. Tapi ia menolak sembari mengirim surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua berasalan jaringan internet di Deiyai tidak maksimal dan jika pelatihan dilakukan melalui aplikasi Zoom maka hasilnya juga tidak akan maksimal.

Baca juga: Dinkes Deiyai serahkan ambulans ke Puskesmas Kokobaiya

Loading...
;

Sekretaris Dinkes Deiyai, Simson Mote, mengatakan Deiyai menjadi satu-satunya kabupaten yang melakukan pelatihan tatap muka dengan jumlah vaksinator sebanyak itu.

“Iya kami (Deiyai) paling pertama yang melakukan pelatihan tatap muka,” katanya.

Pelatihan ini, kata dia, digunakan anggaran dari Kemenkes RI. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top