AMPTPI sebut Kodim bukan kebutuhan rakyat Tambrauw

Demo menolak Kodim Tambrauw di Papua Barat
Mahasiswa dan masyarakat Tambrauw berunjukrasa menolak rencana pembentukan Kodim di Tambrauw pada 27 Juli 2020. - IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah se-Indonesia atau AMPTPI mengatakan pembentukan satuan teritorial seperti Kodim baru bukan merupakan kebutuhan mendesak rakyat Papua. AMPTPI mendukung sikap masyarakat di Tambrauw yang menolak peresmian Kodim 1810/Tambrauw di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.

Sekretaris Jenderal AMPTPI, Ambrosius Mulait menyatakan rakyat di Kabupaten Tambrauw lebih membutuhkan pelayanan pendidikan dan kesehatan daripada pendirian Kodim baru. “Pembangunan Kodim bukan hal urgen yang harus dipaksakan. Rakyat Tambrauw membutuhkan pendidikan [dan] kesehatan,” kata Mulait kepada Jubi, Kamis (17/12/2020).

Mulait menyatakan pemerintah seharusnya memperhatikan dan berupaya mengembangkan sumber daya manusia di Papua. Upaya itu harus dilakukan dengan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan di Tanah Papua, sehingga angka harapan hidup dan kualitas kesehatan rakyat Papua.

Baca juga: Ikatan Mahasiswa Tambrauw tolak peresmian Kodim

“[Urusan pelayanan] pendidikan [dan] kesehatan saja belum [beres]. Paksakan ada Kodim itu [justru berisiko] akan meningkatkan pelanggaran Hak Asasi Manusia,” ungkapnya.

Mulait menegaskan pemerintah tidak bisa menyatakan kekerasan yang melibatkan aparat keamanan tidak mungkin terjadi di Tambrauw. Mulait menyatakan rakyat di seluruh Tanah Papua memiliki pengalaman dan trauma atas kekerasan yang melibatkan aparat keamanan. “Realitas hari ini, [keberadaan] aparat pula yang membuat rakyat tidak nyaman,” kata Mulait.

Sebelumnya, Ikatan Mahasiswa Tambrauw di Kota Studi Jayapura menyatakan menolak peresmian Kodim 1810/Tambrauw, Papua Barat, yang telah berlangsung pada Senin (14/12/2020) di Makorem 181 Praja Vira Tama, Kota Sorong. Hal itu dinyatakan Ketua Ikatan Mahasiswa Tambrauw Kota Studi Jayapura, Nicodemus Momo di Jayapura pada Selasa (15/12/2020).

Loading...
;

Baca juga: TNI-AD bentuk Kodim di Kabupaten Tambrauw Papua Barat

Nicodemus Momo menyatakan pihaknya menolak peresmian Kodim 1810/Tambrauw itu, lantaran peresmian terkesan sepihak demi kepentingan elit dan investor yang hendak mencaplok wilayah Kabupaten Tambrauw. Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IKT) juga menyatakan selama ini Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan TNI tidak pernah memperhatikan aspirasi masyarakat yang menolak rencana pembentukan Kodim 1810/Tambrauw.

Momo menyatakan pembentukan Kodim 1810/Tambrauw justru berisiko menghadirkan kekerasan di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, wilayah yang selama ini bukan daerah konflik bersenjata. “Ini Kepentingan siapa? Stop hadirkan kekerasan di Tambrauw,” kata Nicodemus Momo.

Pada Senin pekan ini Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Indra Heri meresmikan Kodim 1810/Tambrauw. Dalam peresmian itu, Indra Hari juga melantik Letkol Inf Ildefonso Akilis Do Camro sebagai Komandan Kodim 1810/Tambrauw. Kantor Berita Antara melansir peresmian dan pelantikan komandan Kodim 1810/Tambrauw sesuai peraturan Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, nomor Kep 352/IV/2020 tanggal 23 April 2020 tentang persetujuan pembentukan satuan baru di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top