Follow our news chanel

Previous
Next

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-pemakaman-pasien-covid-19
Tim URC Polresta Jayapura saat memakamkan pasien Covid-19 - Jubi/Ramah

Pandemi Covid-19, angka kematian di Kota Jayapura meningkat

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat (UPTD) Pemakaman Umum pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Jayapura, Provinsi Papua mencatat adanya peningkatan jumlah orang meninggal selama pandemi Covid-19.

Meski tidak semua orang yang meninggal terkonfirmasi Covid-19, tingginya angka kematian di ibukota Provinsi Papua ini sangat terasa, seperti yang terjadi TPU Kristen di Abepura, Distrik Abepura, dan TPU Muslim di Buper, Waena, Distrik Heram.

“Selama pandemi korona ini, dalam pemakaman satu hari kadang ada 1 sampai 3 orang yang dikubur. Kalau sebelum pandemi korona kadang dalam satu hari sama sekali tidak ada pemakaman,” ujar Penanggung-jawab TPU Kristen Abepura, Jan Pieter Awom, kepada Jubi melalui telepon, Kamis (8/10/2020).

Awom menambahkan dari Maret sampai Oktober 2020, orang yang dikubur di TPU Kristen Abepura sekitar 300 sampai 500 orang, dengan berbagai kasus, antara lain meninggal karena Covid-19, kecelakaan, dan sakit.

Baca juga: Dampak pandemi Covid-19, sebanyak 1.832 pekerja di Kota Jayapura dirumahkan

Peningkatan jumlah orang meninggal juga tercatat di TPU Muslim, Buper Waena, Distrik Heram. Dalam sehari jumlah orang meninggal juga meningkat.

“Sebelum (pandemi) Covid-19 ini, dalam sehari kadang ada satu orang, kadang kosong, atau dalam seminggu bisa empat orang. Tapi selama (pandemi) Covid-19, setiap hari pasti ada pemakaman. Dalam sehari  bisa 1 sampai 4 orang yang dikubur. Dari Januari hingga Oktober ini, sudah ada 721 orang yang dikubur, 74 orang dikuburkan dengan protokol Covid-19,” jelas Penanggungjawab TPU Muslim Buper Waena, Alimuddin, saat dihubungi Jubi via telepon.

Loading...
;

Dikatakan Alimuddin, peningkatan jumlah orang yang dikubur di TPU Muslim Buper Waena, karena semakin berkurangnya orang yang dikubur di TPU Abepantai dan Sentani di Kabupaten Jayapura.

“Akhirnya sasarannya ke Buper selama pandemi Covid-19 ini. Makanya jadi meningkat drastis. Meninggal karena sakit, kecelakaan, dan Covid-19,” ujar Alimuddin.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengaku adanya peningkatan jumlah kematian di Kota Jayapura selama pandemi Covid-19. Hanya saja dia belum bisa menyebutkan detail berapa angka peningkatan itu.

Namun Rustan Saru mengatakan meningkatnya jumlah orang meninggal di ibukota Papua ini bukan karena terbatasnya layanan rumah sakit dan puskesmas.

“Tidak, layanan di rumah sakit dan puskesmas tetap lancar. Pelayanan bukan hanya pasien Covid-19 saja, tapi juga melayani pasien umum. Harapan saya, masyarakat tetap jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan saat masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Rustan. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top