Follow our news chanel

Previous
Next

ASN Keerom diminta netral dan tidak berpolitik praktis

papua-deklarasi-damai-pilkada-keerom
Pjs Bupati Keerom saat deklarasi damai 8 Oktober 2020 - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua diminta tidak terlibat dalam politik praktis. Hal itu diperkuat dengan dikeluarkannya surat edaran bupati nomor 270/2613/BUP tentang Pedoman Pengawasan Netralitas ASN dalam Pilkada 2020.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom,  Muhammad Ridwan Rumasukun, mengatakan dalam surat edaran mengatur soal hal-hal yang tidak boleh dilakukan ASN selama tahun pilkada beserta sanksi bagi pegawai yang terbukti melanggar.

“Aturan sudah sangat jelas, jadi saya harap ASN bisa bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis,” kata Ridwan di Jayapura, Senin (12/10/2020).

Ia menyebut hal-hal yang tidak boleh dilakukan ASN selama pilkada di antaranya menunjukkan dukungan atau mengunduh kegiatan pasangan calon tertentu ke media sosial.

Kemudian, ASN dilarang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pasangan calon tertentu selama tahapan pilkada.

Pemakaian atribut pasangan calon tertentu pun dilarang digunakan ASN, baik dipakai secara langsung maupun di barang milik pribadinya. Apalagi sampai mengkampanyekan pasangan calon tertentu.

“Penggunaan kendaraan dan juga perlengkapan dinas juga tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan pasangan calon tertentu,”.

Loading...
;

“Untuk itu, saya minta seluruh pimpinan OPD untuk mensosialisasikan surat tersebut kepada seluruh jajaran di bawahnya dan wajib melaksanakan surat edaran dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca juga: Jelang Pilkada, Wagub Papua lantik 7 Penjabat Sementara Bupati

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, minta para penjabat sementara bupati agar memastikan pelaksanaan pilkada di wilayahnya berjalan aman dan damai.

“Tentunya dengan melakukan koordinasi secara intens bersama forkompinda setempat sebagai mitra kerja. Dengan begitu, kita harap tercipta suasana pilkada yang aman dan damai,” kata Tinal.

Diketahui, Pilkada Keerom 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon kepala daerah. Mereka adalah pasangan Yusuf Wally-Hadi Susilo, Peiter Gusbager-Waghfir Kosasih, dan  Markum-Malensisus Musui. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top