Atlet dari 10 cabor jalani tes fisik parameter II

papua-atlet-tes-fisik-parameter-ii
Atlet karate saat menjalani tes fisik - Jubi/CR-4

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Atlet dari 10 cabang olahraga (cabor) yang disiapkan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX baru saja menjalani tes fisik paramater II hari pertama yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua di Lapangan Mahacandra Universitas Cenderawasih, di Waena, Kota Jayapura, Senin (23/11/20).

Sepuluh cabor tersebut di antaranya karate, sepak bola putra dan putri, tinju, wushu, gulat, kempo, taekwondo, pencak silat, dan anggar yang diikuti 1 orang atlet.

Para atlet dari 10 cabor tersebut, pagi tadi menjalani tes fisik dengan empat item yakni fleksibility, vertical jump, serta lari 300 meter dan 20 meter.

Pelatih kepala cabor Karate,  Zakarias M Sogorom, mengatakan dalam sesi tes fisik dengan empat item itu, atletnya berhasil menyelesaikan dengan hasil yang cukup baik.

“Ini kan tes awal untuk masuk ke periode kedua menuju PON. Hasilnya sangat baik. Hari ini anak-anak masih bisa melakukan dengan baik, walaupun TC di Bogor berapa waktu lalu atlet kita tidak banyak melakukan lari, tapi hari ini atlet kita masih cukup baik dari segi fisik,” ujar Zakarias kepada Jubi.

Dia menjelaskan dalam tes fisik hari pertama ini, para atletnya sanggup memenuhi target rata-rata yang ditentukan.

“Kita ada 17 atlet, dan semuanya tadi ikut jalani tes fisik ini. Mereka sanggup memenuhi target rata-rata,” ungkapnya.

Loading...
;

Tim karate Papua masih akan menjalani tes fisik hari kedua, Selasa (24/11/20) besok, dengan materi delapan item seperti push up, sit up, dan lainnya.

“Besok kita masih harus jalani tes fisik lagi dengan materi sebanyak delapan item, ada push up, sit up, dan beberapa item lainnya,” jelasnya.

Baca juga: KONI Papua targetkan tiga besar di PON XX

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua menggelar tes fisik parameter II bagi ratusan atlet Papua untuk kemudian hasilnya akan menjadi bahan evaluasi untuk mematangkan persiapan atlet Papua di semua cabang olahraga.

Seperti diungkapkan Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, tes fisik tersebut dilakukan untuk mengetahui ketahanan fisik para atlet dan juga mengukur Vo2 max para atlet. Tes fisik ini akan lebih diprioritaskan kepada cabang olahraga full contact, seperti cabor permainan dan beladiri.

“Test fisik ini penting untuk mengukur Vo2 max atlet selama menjalani periodisasi latihan. Kita bisa melihat anak-anak berlatih seperti apa, kita ukur fisik performa mereka. Bisa saja dilakukan tes fisik untuk lihat kemampuan mereka. Hasilnya akan dievaluasi kepada pelatih untuk memacu atlet agar bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi,” jelasnya.

Tes fisik parameter II ini diikuti oleh sebanyak 556 atlet dari 323 atlet putra dan 233 atlet putri dari 21 cabang olahraga. (CR-4)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top