Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

KM Tidar digunakan sebagai tempat isolasi terpadu terapung di Kota Jayapura, Papua
KM Tidar yang digunakan sebagai tempat isolasi terpadu terapung pasien Covid-19 di Kota Jayapura - Jubi/Ramah

Atlet dan ofisial terpapar Covid-19 di Kota Jayapura dalam perawatan intensif

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan atlet dan ofisial yang terpapar Covid-19 sedang dalam perawatan intensif atau pelayanan maksimal.

“Yang terpapar [Covid-19] ada 28 orang, yaitu sembilan orang dirawat di isoter (isolasi terpadu terapung KM Tidar dan isolasi mandiri di rumah), dan sisanya dirawat di rumah sakit,” ujar Rustan kepada Jubi melalui telepon, Rabu (13/10/2021).

Dikatakan Rustan, pasien Covid-19 yang sedang mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 klaster Kota Jayapura, selalu dipantau kondisinya terutama kesehatan agar cepat sembuh.

“Yang jelas, pasien yang dirawat di luar [rumah sakit dan isolasi mandiri] tersisa tujuh orang. Sisa yang di KM Tidar kami terus pantau perkembangannya melalui tim medis kami dan dilakukan pengawasan,” ujar Rustan.

Terkait kabar beredar atlet yang terpapar Covid-19 kabur dari tempat isolasi mandiri, hal itu dibantah Rustan, karena informasi tersebut tidak benar.

“Tidak ada yang kabur. Mereka semua sudah [menjalani rapid] test antigen. Hanya saja hasil tesnya belum keluar, tapi mereka sudah berada di pesawat,” ujar Rustan.

“Nanti kalau mereka tunggu sampai hasil tes keluar, siapa yang kasih makan, bayar tempat menginap, dan biaya kesehatan mereka kalau sampai mereka ketinggalan pesawat bersama kontingen mereka,” ujar Rustan menambahkan.

Loading...
;

Baca juga: Mengevaluasi kepulangan kontingen PON XX Papua demi mencegah peningkatan kasus Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan atlet dan ofisial yang terpapar rata-rata sudah menerima vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.

“Mereka terpapar tidak mengalami gejala. Kondisi mereka baik, hanya saja masih menjalani isolasi. Perawatan secara intensif terus kami lakukan agar mereka cepat pulih dan kembali ke daerah masing-masing,” ujar Antari.

Antari menambahkan, atlet, ofisial, dan penitia yang terpapar Covid-19 di ibukota Provinsi Papua ini, berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Patuhi protokol kesehatan dimanapun berada agar tidak terpapar Covid-19. Lindungi diri dan lindungi keluarga agar tidak terinfeksi virus korona,” pungkas Antari. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top