Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-hotel-kota-jayapura
Salah satu hotel di Kota Jayapura - Jubi/Ramah

Pemkot Jayapura salurkan bantuan dana Covid-19 kepada pengusaha

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua mendapatkan bantuan dana Covid-19 sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Pusat. Dana ini untuk disalurkan kepada pengusaha hotel, rumah makan, dan mall yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan ini diberikan agar ekonomi pengusaha di Kota Jayapura bangkit lagi, sekaligus menggerakkan lagi roda perekonomian,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Selasa (10/11/2020).

Menurut Tomi Mano, dengan menyalurkan bantuan tersebut juga berdampak kepada warga supaya tetap beraktivitas dalam menjalankan pekerjaan di tempat kerja.

“Tentunya ini juga berdampak pada peningkatan ekonomi warga. Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah membantu pengusaha di Kota Jayapura agar roda perekonomian kembali bergeliat,” ujar Tomi Mano.

Dikatakan Tomi Mani, pandemi Covid-19 yang ditetapkan sebagai bencana nasional sesuai Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020, telah membawa dampak luar biasa terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat secara luas.

“Sekarang sudah penyaluran tahap akhir. Bantuan yang diberikan ini merupakan program pemerintah dalam percepatan penanggulangan dampak pandemi Covid-19,” ujar Tomi Mano.

Baca juga: Wali Kota Jayapura minta warga jadi agen sosialisasikan prokes

Loading...
;

Tomi Mano berharap dana yang sudah diberikan agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan tujuan menghidupkan kembali perekonomian di Kota Jayapura.

“Kami fokus pemulihan ekonomi di tengah pandemi ini. Selain itu, layanan pemerintahan tetap jalan agar warga tetap terlayani,” ujar Tomi Mano.

Ketua PHRI Papua, Syahril Hasan, mengatakan akibat pandemi Covid-19 okupansi atau hunian hotel dan restoran hanya mencapai 10 hingga 15 persen.

“Adanya new normal ini sangat membantu pengusaha hotel dan restoran. Sekarang okupansi sudah mulai naik sampai 50 hingga 60 persen. Walaupun belum stabil, asal ada kegiatan untuk aktivitas ekonomi,” ujar Syahrir.

Syahrir menambahkan,pengusaha hotel dan restoran di Kota Jayapura turut serta dalam mensosialisasikan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung agar mempercepat upaya memutus penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura.

“Mari bersama-sama dengan pemerintah untuk melawan Covid-19. Edukasi setiap pengunjung dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun supaya terhindari dari Covid-19,” ujar Syahrir. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top