HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Papua Barat gelontorkan salurkan bantuan makanan untuk mahasiswa dan santri

Ilistrasi , Penyandang disabilitas di Manokwari terima bantuan pribadi Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan - Jubi/dokumentasi pribadi
Papua Barat gelontorkan salurkan bantuan makanan untuk mahasiswa dan santri 1 i Papua
Ilistrasi , Penyandang disabilitas di Manokwari terima bantuan pribadi Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan – Jubi/dokumentasi pribadi

Pemprov Papua Barat hendak mengantisipasi kemungkinan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh oleh kalangan perusahaan dan mengantisipasi dampak pandemi terhadap kegiatan produksi kalangan pelaku UMKM.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyalurkan bantuan makanan kepada para mahasiswa serta santri di pondok pesantren yang masih bertahan di Manokwari. Bantuan itu rangkaian penanganan dampak pandemi virus corona baru Covid-19.

Papua Barat gelontorkan salurkan bantuan makanan untuk mahasiswa dan santri 2 i Papua

“Bantuan pangan itu hasil realokasi kegiatan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Papua Barat,” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Minggu (12/4/2020) kemarin.

Baca juga : Bantuan APD dan masker dari Jakarta tiba di Papua

Mahasiswa Bintuni di Jayapura butuh bantuan bahan makanan dan masker

Jadi RS rujukan Covid-19, RSUD Nabire siapkan ruang tambahan untuk isolasi 

Loading...
;

Sedangkan bantuan disalurkan untuk meringankan beban ekonomi mahasiswa dan santri yang memilih bertahan di Manokwari akibat penyebaran virus corona.

Tercatat ada 66 lokasi mahasiswa dari berbagai daerah se-Tanah Papua yang tinggal asrama dan indekos, termasuk Asrama Sekolah Tinggi Teologia Ericson Trit, pondok pesantren di dalam kota dan wilayah transmigrasi.

“Dalam menghadapi penyebaran  COVID-19, Pemprov Papua Barat mulai menghitung dampak ekonomi atas pandemi tersebut” kata Mandacan menambahkan.

Pekan lalu ia mengumpulkan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah untuk membahas percepatan realisasi anggaran penanganan Covid-19 dari pemerintah provinsi serta dampaknya terhadap perekonomian daerah.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemprov Papua Barat, Malkias Warinusa, menjelaskan pada rapat tersebut gubernur menginginkan pendataan seluruh perusahaan dari skala besar, sedang, dan kecil mulai dilakukan.

“Pendataan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh daerah yang mengalami dampak penyebaran pandemi,” kata Warinusa.

Ia menjelaskan Pemprov Papua Barat hendak mengantisipasi kemungkinan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh oleh kalangan perusahaan dan mengantisipasi dampak pandemi terhadap kegiatan produksi kalangan pelaku UMKM.

“Dalam rapat itu, kami sedang memperbanyak data sehingga ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi sudah ada solusi yang bisa kita lakukan,” katanya.

Terkait dengan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang akan dilakukan Pemprov Papua Barat, ia menyebut bahwa rencana itu sempat dibahas dalam rapat yang digelar di kantor gubernur di Manokwari itu. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa