HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Papua Barat sambut gembira penghapusan UN

Foto ilustrasi, siswa-siswi di Papua sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) – Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Rabu โ€“ Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat menyambut gembira kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghapuskan Ujian Nasional mulai tahun ajaran 2020 – 2021. Penghapusan Ujian Nasional itu dinilai sebagai langkah bagus untuk mengoptimalisasi kualitas peserta didik di Papua Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba menjelaskan selama ini Ujian Nasional (UN) menjadi standar pendidikan diterapkan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia. Dowansiba menyatakan standar yang diberlakukan secara nasional itu menjadi persoalan di berbagai daerah, karena setiap daerah memiliki karakter masalah berbeda.

“Dengan penghapusan UN itu, kami berharap penilaian [hasil belajar siswa] berbasis wilayah. Kami sangat mendukung sekali dengan adanya penilaian karakter. Itu yang paling penting,” kata Dowansiba di Manokwari, Rabu (15/1/2020).

Menurut Dowansiba, selama penerapan UN kelulusan seorang siswa hanya ditentukan dari mata pelajaran yang diujikan dalam UN. Padahal, selama sekolah siswa mempelajari lebih banyak mata pelajaran.

“Lalu mata pelajaran yang lain ke mana? Penilaian karakter tidak ada sama sekali. Ini yang menjadi perhatian kami,” ujar Dowansiba.

Dowansiba menyatakan dalam sistem pendidikan yang hendak diterapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim memberikan porsi penilaian yang besar untuk karakter peserta didik. Dowansiba menyatakan penilaian karakter harus dijalankan secara ketat.

Loading...
;

“Misalnya, ada siswa sudah kelas tiga, lalu saat itu dia terlibat dalam kasus pencurian atau kejahatan yang lain. Maka yang bersangkutan tidak boleh diluluskan,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan tersebut diterapkan mulai tahun 2021. Dowansiba meminta Kementerian harus segera menyiapkan regulasi format ujian akhir siswa, dan menyosialisasikan regulasi itu ke seluruh daerah.

“Sekarangkan sudah tahun 2020. Kalau penerapannya dimulai tahun [ajaran] depan, berarti UN tahun [ajaran] ini adalah yang terakhir. Regulasi harus segera sampai ke daerah, karena kami tidak mau tertinggal dari yang lain,” kata Dowansiba.(*)

Baca juga  UN hari pertama di SMK YPK Efata diikuti 117 siswa

Editor: Aryo Wisanggeni G

 

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa