Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua-oksigen dan APD bantuan BNPB
Bantuan tabung oksigen dan APD dari BNPB tiba Bandara Rendani Manokwari, Selasa 93/8/2021) - Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua Barat terima bantuan tabung oksigen dan APD dari BNPB

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Wakil Gubernur Papua Barat, Muhammad Lakotani, di Manokwari, Selasa (3/8/2021), menerima bantuan tabung oksigen dan Alat Pelindung Diri (APD) sumbangan Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan tersebut tiba di Bandara Rendani Manokwari, Selasa pagi, diangkut pesawat Hercules milik TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta transit Makassar, Sulawesi Selatan.

“Secara resmi hari ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat menerima bantuan (tabung) oksigen dan APD dari BNPB yang diserahkan langsung oleh Panglima Kodam XVIII Kasuari kepada Pemprov Papua Barat,” kata Wakil Gubernur Muhamad Lakotani.

Wakil Gubernur Lakatoni mengatakan sebagian kebutuhan tabung oksigen dan APD di Bumi Kasuari sudah terjawab untuk melayani pasien COVID-19 yang dirawat di seluruh Rumah Sakit (RS) rujukan COVID-19 daerah ini.

“Secara teknis bantuan ini akan segera didistribusikan pula ke kabupaten/kota sesuai kebutuhan masing-masing,” ujar Wakil Gubernur Lakatoni.

Baca juga: RS Papua Barat tutup layanan RT PCR untuk pelaku perjalanan

Sementara, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menerangkan bantuan oksigen dan APD untuk percepatan penanggulangan COVID-19 di Provinsi Papua Barat.

Loading...
;

Dia menyebutkan bahwa bantuan tersebut terdiri dari150 ribu masker meliputi 30 ribu masker medis, 15 ribu masker KF 94, 50 ribu masker medis anak, 5 ribu masker kain INA, dan 55 ribu masker kain anak.

“Selain masker, BNPB juga mengirimkan sebanyak 50 tabung oksigen, 50 oksigen konsentrator, 1.000 sarung tangan medis, 1.000 medical T-Well, dan alat rapid test antigen sebanyak 10 ribu unit,” kata Abdul Muhari dalam siaran BNPB, Selasa (3/8/2021).

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, kasus akumulatif COVID-19 per Senin (2/8/2021) menjadi 18.900 setelah ada penambahan sebanyak 118 orang.

Prosentase kasus positif menjadi 27,6 persen dari total jumlah orang yang telah diperiksa sebanyak 68.408 orang.

Sementara itu, pasien sembuh terus mengalami peningkatan menjadi 16.035 setelah ada penambahan 517 orang. Secara prosentase, tingkat kesembuhan di Bumi Kasuari mencapai 84,4 persen. Kemudian yang meninggal ada sebanyak 290 orang. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top