Follow our news chanel

Previous
Next

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Persiwar Waropen Papua
Para pemain Persewar Waropen saat menjalani latihan di Lapangan Tunas Muda Hamadi, Kota Jayapura. - Dok. Persewar

Berbesar hati, Persewar tak kecewa penundaan Liga 2 berlanjut

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manajemen klub Persewar Waropen berbesar hati menyikapi berlanjutnya penundaan kompetisi Liga 2 2020 karena pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, termasuk Papua. Mereka mengaku tak kecewa dengan semakin lamanya penundaan kompetisi Liga 2 itu, demi kemanusiaan dan keselamatan banyak warga.

Mewakili Ketua Umum Persewar Waropen, Yermias Bisai, Sekretaris Umum Persewar Michael Rumabar menyatakan ada sisi positif yang bisa diambil dari keputusan PSSI yang batal menggulirkan lanjutan kompetisi Liga 2 2020 pada Oktober. Rumabar menyatakan penundaan itu membuat tim Mutiara Bakau punya lebih banyak waktu untuk mematangkan persiapan mereka.

“Akibat peningkatan [kasus] Covid-19 di Indonesia, pelaksanaan kompetisi ditunda. Klub tidak bisa melawan. Makanya, kami menyesuaikan saja [dengan] apa yang menjadi kebijakan federasi, merujuk kepada persoalan kemanusiaan,” kata Rumabar dalam keterangan pers tertulis yang diterima Jubi pada Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 batal bergulir 1 Oktober 

Rumabar berharap penundaan kompetisi Liga 2 2020 segera berakhir, dan berharap jadwal kelanjutan kompetisi itu segera diumumkan. Rumabar khawatir penundaan kompetisi yang terlalu lama bisa membuat para pemainnya jenuh.

“Kami sudah menjalani persiapan sejak jauh hari. Menghadapi satu pertandingan yang tidak pasti, cukup [untuk] membuat kita jenuh. Padahal kami sedang semangat-semangatnya mempersiapkan diri, lalu ada kendala dan kompetisi harus ditunda. Itu cukup mempengaruhi semangat kami,” katanya.

Rumabar meminta PSSI maupun operator Liga 2 2020 bisa terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun instansi pemerintah lain, agar kompetisi bisa berjalan lagi. “Kami berharap federasi dan operator bisa terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dan Polri yang berkewenangan memberikan izin keramaian,” harapnya.

Loading...
;

Baca juga: Pemain senior Persipura akui penundaan Liga 1 2020 merugikan

Menyangkut kerugian tim, Rumabar menganggap hal itu relatif. Kejadian luar biasa seperti pandemi Covid-19 di Papua disebutnya membawa banyak hal yang mengejutkan.

“Karena kita pada situasi pandemi, kami dihadapkan dengan hal-hal di luar dugaan, yang tak ada dalam rencana anggaran kita. Makanya kami perlu mengatur ulang keuangan kami,” pungkasnya.

Pelatih Persewar, Elie Aiboy mengungkapkan anak asuhnya tengah menjalani pemusatan latihan di Kota Jayapura, Papua, yang sudah berlangsung selama tiga pekan. Agenda tersebut kemungkinan masih akan berlanjut hingga ada kepastian soal kelanjutan kompetisi Liga 2 2020.

“Rencana dalam sebulan ini kita tentu manfaatkan dalam hal kesiapan tim. Dari sisi teknis, pemain bisa lebih memantapkan diri,” ujarnya.(CR4)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Scroll to Top