Follow our news chanel

Previous
Next

Berkonvoi keliling kota, 3 paslon memulai masa kampanye di Merauke

Pilkada Merauke Papua
Konvoi kendaraan tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke mengawali kampanye pada Sabtu (26/9/2020). – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Merauke, Theresia Mahuze melepas tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati berkonvoi keliling kota Merauke, Papua, untuk menandai dimulainya masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah Merauke 2020, Sabtu (26/9/2020). Para calon akan mengampanyekan visi dan misi mereka hingga 5 Desember 2020, demi memenangi pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang.

Konvoi kampanye damai pada Sabtu itu diikuti ketiga pasangan calon yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Merauke 2020. Mereka adalah yakni  Hendrikus Mahuze – Eddy Santoso, Heribertus Silubun – Bambang Setiadji dan Romanus Mbaraka-H Riduwan.

Dari pemantauan Jubi, konvoi kendaraan ketiga pasangan calon itu menyusuri sejumlah jalan di Merauke, dan berakhir di Lapangan Mandala. Di Lapangan Mandala, para pasangan calon membacakan komitmennya untuk menjalankan kampanye secara damai.

Baca juga: KPU Merauke tetapkan nomor urut peserta pilkada

Dalam sambutannya, Theresia Mahuze mengatakan para pasangan calon akan berkampanye mulai Sabtu hingga 5 Desember 2020. Theresia menjelaskan kampanye akan menjadi ajang bagi para pasangan calon untuk menawarkan visi, misi, dan program kerja mereka, demi meyakinkan para pemilih.

Pesta demokrasi, menurut Theresia, adalah agenda lima tahunan yang memberi kesempatan bagi setiap rakyat untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin daerah.  “Kami harapkan pelaksanaan pemilu dapat berjalan damai serta bermartabat. Kami berharap pasangan calon maupun tim dapat menggunakan kesempatan kampanye untuk beradu argumentasi maupun gagasan dan meyakinkan  pemilih,” ujarnya.

Theresia menyatakan pihaknya tidak akan mengizinkan kampanye umum, karena situasi pandemi Covid-19. Ia menyatakan kondisi pandemi Covid-19 dapat disiasati pasangan calon untuk mengoptimalkan kampenya pertemuan terbatas, dialog, dan pemanfaatan media dalam jaringan.

Loading...
;

Ia meminta setiap pasangan calon dan tim kampanyenya menghindari kampanye hitam yang merendahkan pasangan calon lainnya. Para pasangan calon juga diminta tidak membangun sentimen suku, ras, dan agama, serta tidak melakukan politik uang.

Baca juga: Belum ada komplain penetapan calon bupati di Merauke

“Kontestasi pasti melahirkan pemenang. Siapapun  yang terpilih adalah pemimpin kita bersama. [Setiap pasangan calon harus] berkomitmen siap kalah dan siap menang, serta tak melakukan tindakan anarkis. Kalau ada yang tak puas, silahkan menempuh jalur hukum,” kata Theresia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Merauke, Rama Dayanto juga meminta ketiga pasangan calon dan timnya berkampanye secara santun dan tidak saling menjelekkan. “Siapapun calon yang terpilih adalah milik masyarakat Merauke. Mari kita jaga kebersamaan dan memegang teguh semboyan Izakod Bekai-Izakod Kai, atau Satu Hati-Satu Tujuan,” pintanya.

Pilkada di Merauke merupakan bagian dari 11 Pilkada Serentak 2020 yang akan berlangsung di Provinsi Papua. Sejumlah 10 kabupaten lain di Papua yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 adalah Yalimo, Boven Digoel, Asmat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Keerom, Mamberamo Raya, Nabire, Supiori, dan Waropen.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top