Bersih Pantai Nabire, peringatan HPSN 2021

Bersih sampah di Pantai Nabire, Papua
Pembersihan sampah di sepanjang Pantai Nabire oleh Dinas LH dan UPT dibawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nabire usai upacara peringatan HPSN 2021, Jumat (26/2/2021) – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021 Kabupaten Nabire, Provinsi Papua dilaksanakan melalui upacara dan kerja bakti mengangkat sampah di sepanjang Pantai Nabire.

Kegiatan diikuti oleh dinas dan UPT dibawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire, Cabang Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (CDKLH), Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), Kesatuan Pemangkuan Hutan Lindung (KPHL), Taman Nasional Lorens, Taman Nasional Teluk Cenderawasih, serta ikatan Pengusaha Kayu Nabire.

Asisten II Setda Nabire, Thaib Syafiudin, mengatakan sampah harus menjadi perhatian utama dalam penanganannya dengan melibatkan seluruh komponen dan masyarakat.

Sebab, pemkab tidak bisa bekerja sendiri, mengingat sampah bersumber dari segala tempat seperti rumah tangga, industri, dan pasar dengan berbagai aktivitas manusia.

“Ini persoalan serius, maka butuh keterlibatan seluruh komponen untuk peduli,” ujar Thaib dalam amanatnya pada upacara HPSN di Pantai Nabire, Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, persoalan sampah semakin kompleks dan penanganannya berat. Volume sampah di kabupaten di ‘leher’ pulau Papua itu mencapai 181,8 kubik per harinya. Kemungkinan akan terus bertambah di hari-hari mendatang sehingga dibutuhkan penanganan yang baik.

Penanganan sampah selama ini hanya melalui tahapan sederhana yakni kumpul, angkut, dan buang.

Loading...
;

“Volume sampah kita sudah naik, ini butuh penanganan serius,” tuturnya.

Untuk itu, Thaif berharap agar melalui HPSN 2021, perlu diperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai bagian dari mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan prinsip pengelolaan yang berkelanjutan yakni waste to resource (limbah menjadi sumber daya) melalui ekonomi sirkular (circular economy) agar sampah menjadi sumber energi alternatif.

“Jika itu kita lakukan akan, tentu sampah akan teratasi,” harapnya.

Baca juga: Sampah bahan baku ekonomi di masa pandemi

Sementa itu, Ketua Panitia HPSN 2021 Kabupaten Nabire, Nafri Barmawi, mengatakan HPSN diperingati setiap 21 Februari. Namun, pelaksanaannya bisa dilaksanakan pada 1 hingga 28 Februari. Puncak peringatan HPSN 2021 di Nabire akan digelar pada 26 Februari.

Tujuannya peringatan HPSN agar memperkuat komitmen dan peran aktif pemda dalam melaksanakan pengelolaan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

“Peringatannya selain digelar apel, tetapi juga ada bakti sosial di sepanjang Pantai Nabire. Ini sesuai dengan tema HPSN tahun ini yakni Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi,” kata Barnawi.

Barnawi sependapat dengan Thaib Syafiudin bahwa penanganan sampah bukan saja oleh pemerintah tetapi butuh partisipasi masyarakat.

Selain memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui gerakan sampah, juga memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau.

“Jadi bukan hanya pemerintah, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam penanganan sampah,” kata Barnawi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top