Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua-Wali Kota Jayapura
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano - Jubi/Ramah

Besok, pelajar SMP di Kota Jayapura mulai divaksin

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, akan melakukan vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar sekolah menengah pertama atau SMP baik swasta dan negeri.

“Hari Rabu nanti atau bertepatan dengan tanggal 14 Juli 2021 kita mulai vaksin anak-anak SMP. Kami sudah rapat dengan Muspida Provinsi Papua,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (13/7/2021).

Dikatakan Tomi Mano, penyuntikan vaksin kepada siswa-sisiw tingkat SMP sangat penting dilakukan agar terhindar dari paparan Covid-19, sekaligus menjaga kesehatan anak.

Selain itu, dikatakan Tomi Mano, vaksinasi kepada anak-anak SMP agar aktivitas belajar mereka tidak terganggu sehingga bisa belajar dengan tenang, aman, dan nyaman.

“Vaksinasi ini bertempat di SMP Negeri 1 Jayapura. Ini (vaksinasi) langsung disaksikan Bapak Presiden. Kami akan menyurati semua SMP.  (Vaksinasi) dimulai jam 11.00 pagi WIT,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berharap, siswa-siswi pelajar tingkat SMP tidak takut untuk disuntik vaksin sehingga mempercepat memutus penyebaran Covid-19.

“Yang tidak mau divaksin, jangan lagi lakukan provokasi. Lebih baik diam saja. Vaksin ini sangat penting untuk menjaga kesehatan sekaligus menguatkan imun tubuh supaya tidak mudah terinveksin Covid-19,” ujar Tomi Mano.

Loading...
;

Baca juga: PPKM mikro darurat di Kota Jayapura hingga 31 Juli 2021

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahruddin Pasolo, mengatakan vaksinasi pelajar ini dalam rangka menghindarkan anak dari paparan Covid-19.

“Kami sudah berlakukan belajar tatap muka dan belajar online. Belajar tatap muka dibatasi hanya dua jam proses belajar mengajar,” ujar Pasolo.

Menurut Pasolo, penyuntikan vaksin Covid-19 khususnya kepada pelajar SMP sangat penting dilakukan, karena aktivitas mereka di luar rumah cukup tinggi. Sehingga adanya pemberian vaksin dapat meminimalisasi terpapar Covid-19.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun sudah divaksin, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air, menjauhi kerumunan,” ujar Pasolo.

Pasolo berharap agar kepala sekolah dan guru di semua SMP di ibukota Provinsi Papua tersebut mengajak siswa-siswinya untuk mengikuti vaksinasi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top