Follow our news chanel

Previous
Next

Tutup bandara dua pekan, bupati wilayah Meepago siap fasilitasi pelajar

papua-asosiasi-bupati-wilayah-meepago
Asosiasi Bupati Meepago saat menggelar jumpa pers di kantor Bupati Nabire. - Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Menyusul kesepakatan penutupan akses transportasi ke wilayah Meepago, Asosiasi Bupati Wilayah Meepago-Papua, akan memfasilitasi anak-anak Meepago yang akan melanjutkan belajar ke luar wilayah itu.

Asosiasi Bupati Wilayah Meepago yang terdiri dari Bupati Nabire Isaias Douw, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa, Wakil Bupati Deiyai Hengky Pigai, Bupati Paniai Meki Nawipa, dan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, telah menggelar rapat guna membicarakan penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayah Meepago, salah satunya sepakat menutup sementara akses perhubungan udara dan laut selama dua pekan ke depan.

Baca juga: Asosiasi Bupati Meepago sepakat tutup bandara dan pelabuhan dua pekan

Sekretaris Asosiasi Bupati Meepago yang juga Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, mengatakan akses transportasi laut dan darat tetap mengikuti keputusan sebelumnya sambil mengikuti perkembangan pandemi Covid-19.

“Berkenaan dengan ditemukannya satu kasus Covid-19 dalam penerbangan dari Jayapura ke Nabire pada tanggal 8 Juli 2020 dan dengan memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Meepago, maka akses transportasi udara ditutup kembali selama dua minggu ke depan, terhitung hari ini, Kamis, 16 Juli 2020,” ujar Dumupa didampingi rekan-rekannya di depan kantor Bupati Nabire, Kamis (16/7/2020).

“Terkait dengan hal ini, para pelajar yang hendak studi di luar wilayah Meepago agar segera mendaftarkan diri di Kantor Bupati Nabire dengan membawa surat keterangan lulus dari sekolah masing-masing pada hari Jumat, 17 Juli 2020  dan Sabtu, 18 Juli 2020,” lanjutnya.

Bupati Nabire, Isaias Douw, selaku Ketua Asosiasi Bupati Meepago, menegaskan keputusan tersebut  wajib dilaksanakan oleh semua pihak.

Loading...
;

“Setelah dua minggu, kami akan dievaluasi kembali keputusan ini,” katanya.

Douw meminta kepada masyarakat Meepago agar tetap waspada terhadap korona karena virus ini masih belum habis.

“Korona ini tambah meningkat, masyarakat jangan anggap enteng. Kita wajib patuhi protokol kesehatan. Masyarakat jangan tuntut minta buka akses perhubungan, kita akan bahaya. Saya harap, kita sama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk putuskan (penularan) virus korona ini,” ungkap dia.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk segera memutuskan akses perhubungan darat dari Nabire ke Wasior-Papua Barat dan sebaliknya. Sebab, kata dia, jalur transportasi itu justru mendatangkan malapetaka bagi warga Meepago.

“Pokoknya bukan hanya udara dan laut tapi akses perhubungan darat dari Papua Barat ke Nabire kita sepakat untuk tutup total, tidak boleh ada kelonggaran lagi,” tandasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top