Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Bupati Yahukimo meminta aparat keamanan menghentikan penyisiran ke rumah warga

Papua
Bupati Yahukimo Abock Busup didampingi Wakil Bupati Yahukimo Yulianus Heluka di Jayapura, Papua-Jubi/Piter Lokon.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, JubiBupati Yahukimo, Papua, Abock Busup meminta kepada aparat keamanan Indonesia untuk menghentikan penyisiran ke sejumlah rumah warga Masyarakat Asli Yahukimo, sejak sejumlah kejadian pembunuhan di daerah itu.

Penyisiran ke sejumlah rumah warga yang dilakukan tim gabungan TNI/Polri ini ditengarai untuk mencari pelaku pembunuhan Staf KPU Kabupaten setempat bernama Hendry Jovhinski (24), kemudian Muhammad Thoyid, (39), seorang pekerja meubel di jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai pada 20 Agustus 2020 lalu, serta pekerja toko bangunan bernama Yausan 31 tahun, di jembatan buatan Jalan Gunung, Distrik Dekai.

“Saya kemarinkan sudah minta ke Kapolres untuk bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pelaku menyerahkan diri,” kata Bupati Yahukimo Abock Busup kepada Jubi, Kamis (10/9/2020) di Jayapura.

Bupati Yahukimo mengatakan, ketika terjadi penyisiran yang dilakukan oleh aparat kepolisian resort Yahukimo (Polres), BKO Brigade Mobil (Brimob) Polda Papua, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando distrik Militer (Kodim) 1715 Yahukimo ke rumah warga terjadilah perlawanan karena masyarakat tak terima sejumlah alat berkebun dan berburu mereka ikut disita, apalagi mereka membeli alat-alat tersebut.

“Ketika terjadi penyisiran itukan mereka (Kepolisian, Brimob, dan TNI) mengambil panah inikan orang beli dengan uang untuk bawa naik ke kampung tapi mereka penyisiran, di situ ada perlawanan. Karena itu, saya minta tidak boleh penyisiran lagi,” kata Abock Busup, Bupati Yahukimo.

Menurutnya, dengan adanya penyisiran itu, bisa jadi timbul korban baru.

“Akibat dari penyisiran yang menjadi korban bukan orang kita Papua tetapi bisa terjadi terhadap warga non Papua. Karena akhir-akhir ini ada isu pengembalian otsus (otonomi khusus) dan isu itu bisa saja dimanfaatkan,” kata Bupati Yahukimo.

Loading...
;

Akibat dari penyisiran itu, Bupati Abock Busup mengatakan, sejumlah warung makan, kios dan lapak kaki lima tutup selama dua hari.

“Salah satunya di Yahukimo itu rumah makan ditutup, kios sembako juga ditutup serta tempat usaha kaki lima semua ditutup juga ditutup akibatnya masyarakat bisa marah,” terang Bupati.

Sementara, budaya orang Papua yang bermukim di daerah pegunungan hidup dengan berkebun dan berburu serta meramu.

Kapak, parang, sekop dan linggis dipergunakan untuk berkebun. Sementara panah, senapan angin adalah dipakai untuk berburu di hutan sebagai Masyarakat Papua khusus Yahukimo yang hidup dengan berburu di hutan dan sungai. Sedangkan Noken berfungsi untuk mengisi buku dan mengisi makanan olahan kebun. Sedangkan fungsi tulang kasuari dipergunakan untuk membelah buah merah setelah dipetik dari pohon.

Sebelumnya, Wakil Direktur Intelkam Polda Papua Ajun Komisaris Besar Angling Guntoro yang ditugaskan ke Yahukimo, memimpin jalannya penyisiran sekaligus razia senjata tajam menekankan, agar setiap personel menerapkan protokol tetap serta mengutamakan keselamatan.

Personel gabungan dibagi menjadi tiga tim dan disebar ke tiga lokasi pembunuhan. Antara lain di jembatan Kali Buatan, titik kedua di lokasi Pasar Baru, dan lokasi ketiga di kompleks Perumahan DPRD lama, Distrik Dekai.

“Penyisiran dan razia sajam (senjata tajam) kami lakukan sebagai upaya mencari para pelaku pembunuhan. Selain itu, menjamin situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo,” ujar Guntoro, Senin, 31 Agustus 2020.

Dari hasil razia, pihaknya berhasil menyita sejumlah senjata tajam. Antara lain tujuh busur panah, 100 anak panah, empat senapan angin, tiga tas noken serta empat buah gelang bercorak Bintang Kejora, dua tombak, dan tiga bilah parang panjang.

“Penyisiran dan razian Sajam berlangsung kurang lebih 3 jam. Selanjutnya senjata tajam hasil sitaan diangkut ke Mapolres Yahukimo,” kata Guntoro.(*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top