Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Cegah antrean panjang, warga diminta atur waktu

papua-layanan-disdukcapil-kota-jayapura
Staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura saat melakukan pelayanan - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura-Papua, Rustan Saru, menilai aktivitas pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil belum maksimal karena terbatasnya pelayanan yang diberikan akibat pandemi Covid-19.

Akibatnya, banyak warga yang menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan. Pasalnya, setiap hari pelayanan pengurusan dokumen kependudukan seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu Tanda Penduduk hanya dilayani sampai 150 hingga 200 nomor antrean.

“Kalau tidak dibatasi pelayanan akan memperbanyak antrean. Harusnya warga bisa menginisiasi datang sesuai nomor antrean. Misalnya, kalau dapat nomor antrean 50 maka datangnya bisa sekitar pukul 10 sehingga tidak terjadi penumpukan warga yang menunggu antrean,” ujar Rustan.

Dikatakan Rustan, pelayanan di kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil, untuk satu orang membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit, dengan 10 orang petugas yang melakukan pelayanan.

“Kalau satu orang bisa dilayani 10 menit, berarti satu jam cuma enam orang saja untuk satu petugas. Kalau 10 petugas, ada 60 orang yang dilayani dalam satu jam. Pelayanan 150-200 hanya membutuhkan waktu 6-7 jam per sehari,” ujar Rustan.

Baca juga: Wakil Wali Kota Jayapura sidak pelaksanaan protokol kesehatan di kantor OPD

Lanjut Rustan, bila ada warga yang mendapatkan nomor antrean 50, agar tidak mengantre terlalu lama maka diminta datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil antara pukul 10 atau pukul 11 Waktu Papua.

Loading...
;

“Kalau untuk ambil nomor antrean bisa pagi. Supaya tidak lama tunggu di kantor, caranya masyarakat juga harus menyiasati waktunya supaya cepat mendapatkan pelayanan sehingga tidak menyebabkan antrean panjang dan harus menunggu berjam-jam,” ujar Rustan.

Seorang warga yang datang mengurus Kartu Keluarga, Erik, mengatakan antrean membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam karena banyaknya warga yang antre.

“Saya datang dari jam 9 pagi tapi baru dilayani jam 12 siang. Kalau pelayanannya cepat, tidak lama. Hanya saja yang lama itu kalau antre. Saya dapat nomor antrean 100. Kalau lama-lama antre, baru orang banyak begini, yang bikin virus korona cepat menyebar,” ujar Erik. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top