Follow our news chanel

Previous
Next

Dana insentif Covid-19 untuk tenaga kesehatan Papua Barat dikucurkan

Papua, anggaran penanganan covid 19
Tenaga kesehatan Manokwari saat pengambilan sampel Swab Covid-19 di salah satu instansi vertikal. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kementerian Keuangan telah menyalurkan anggaran sebesar Rp19,5 miliar untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan yang terlibat sebagai tenaga percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Papua Barat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Provinsi Papua Barat, Hari Utomo di Manokwari,  menjelaskan anggaran itu sudah ditransfer dari rekening kas negara ke rekening kas daerah.

“Anggaran ini untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan di seluruh daerah di Papua Barat pada tahun 2020. Untuk Papua Barat, ada sebanyak 366 tenaga kesehatan yang diajukan,” ujar Hari, Rabu (9/9/2020).

Dikatakan Hari, penyaluran itu dilakukan sesuai rencana kebutuhan tenaga kesehatan yang dikirim oleh daerah kepada pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo menginginkan, anggaran santunan dan insentif bagi tenaga kesehatan COVID-19 segera terealisasi

“Pak Presiden pernah tanya ke setiap daerah, ada berapa tenaga medis COVID-19. Tapi daerah lamban bahkan ada yang tidak kasih datanya, sehingga hanya berapa daerah yang mengirim data berisi rencana tenaga kesehatan yang dibutuhkan, itu yang langsung ditransfer,” ujar Hari.

Dari data rencana kebutuhan tenaga kesehatan yang diajukan Papua Barat, lanjut Hari, 366 tenaga itu berasal dari Rumah Sakit, Puskesmas, serta fasilitas karantina COVID-19 di seluruh kabupaten dan Kota.

Sementara, Kepala Dinas kesehatan Provinsi  Papua Barat, Otto Parorongan, mengatakan transfer pusat untuk insentif  tenaga kesehatan di Papua Barat yang terlibat dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, akan diteruskan ke masing-masing Dinas kabupaten/kota yang melaporkan data [jumlah] tenaga kesehatannya.

Loading...
;

“Transfernya langsung ke kabupaten/kota, termasuk teknis realisasi pencairannya pun oleh kabupaten/kota. Tenaga kesehatan penerima insentif juga sesuai data yang dilaporkan,” kata Parorongan melalui pesan selulernya.

Sementara, Kepala dinas kesehatan kabupaten Manokwari, dr.Alfred Bandaso, yang dikonfirmasi terkait jumlah tenaga kesehatan di kabupaten Manokwari penerima insentif Covid-19, belum memberikan respons hingga berita ini ditayangkan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top