Follow our news chanel

Previous
Next

DPRD minta Bupati Nabire selesaikan tugas sebelum tinggalkan jabatan

papua-nabire-kebakaran-oyehe
Ilustrasi, sekitar 70 bangunan tempat tinggal dan toko terbakar di Kelurahan Oyehe, Nabire, Sabtu (30/11/2019) dini hari – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – DPRD Nabire minta Bupati dan Wakil Bupati Nabire segera merealisasikan permasalahan di depan mata sebelum meletakkan jabatan.

“Kalau bisa, sebelum bupati dan wakilnya meletakkan jabatan, semua persoalan yang menjadi sorotan masyarakat  diselesaikan dulu,” ujar Sekretaris Komisi A DPRD Nabire, Rohedi M Cahya, di Nabire, Papua, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, banyak persoalan mendasar di masyarakat. Misalnya penangan sampah, pasar mama-mama Papua, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire yang hingga kini belum memiliki armada pemadam kebakaran (damkar).

“Terutama damkar, Pemkab Nabire harus berkaca dari beberapa musibah kebakaran yang terjadi sejak tahun 2016 hinga saat ini. Angka kebakaran rumah penduduk sangat tinggi, bahkan dua minggu belakangan sudah terjadi tiga kali kebakaran,” kata Rohedi M Cahya.

“Kita perlu berkaca dari pengalaman bahwa setiap kejadian kebakaran, hanya damkar milik  polisi yang turun ke lapangan, namun pemkab melalui instansi teknis tidak (punya damkar) sama sekali,” imbuhnya.

Baca juga: Pemkab Nabire dinilai lamban atasi pandemi Covid-19

Berbicara keselamatan manusia, kata Rohedi M Cahya, bukan hanya pandemi Covid-19 yang mengancam keselamatan masyarakat Nabire, namun banyak persoalan lain yang masih belum maksimal penanganannya. Termasuk persoalan ekonomi.

Loading...
;

Rohedi M Cahya mengingatkan Pemkab Nabire jangan hanya menomorsatukan penanganan pandemi Covid-19 dan mengabaikan persoalan lain. Anggaran yang ada bukan hanya untuk penanganan Covid-19 tetapi juga harus digunakan untuk menangani masalah lain.

“Kita tidak boleh kalah sama Covid-19. Anggaran kan ada posnya masing-masing dan semua menyangkut keselamatan. Maka setidaknya kami harap ada cenderamata yang Beliau berdua tinggalkan setelah habis masa jabatan,” lanjut Rohedi.

Legislator lainnya, Sambena Inggeruhi, minta kepada Pemkab Nabire berhenti mengumbar janji kepada masyarakat.

“Kalau bisa setop janji. Banyak janji yang hanya tinggal kenangan. Pasar mama Papua, penanganan sampah yang tidak ada ujung pangkalnya, termasuk damkar yang kita punya di Nabire,” kata Inggeruhi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top