Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Eksekutif ULMWP dukung petisi tolak otsus

Papua-Petisi-Rakyat
Peluncuran Petisi Rakyat Papua di Kantor Dewan Adat Papua wilayah adat Anim Ha – Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mengeluarkan pernyataan dukungan dan seruan resmi terhadap Petisi Rakyat Papua menolak Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang sedang dijalankan 33 organisasi.

Ketua Eksekutif ULMWP, Benny Wenda, mengatakan dengan memperhatikan hasil diskusi anggota ULMWP, surat para pendiri  ULMWP, Petisi Rakyat Papua bukan tandingan petisi sebelumnya. ULMWP mengatakan mendukung penuh petisi rakyat Papua yang sedang dijalankan.

“Eksekutif ULMWP mendukung penuh upaya 33 organisasi dalam melasanakan Petisi Tolak Otsus Jilid-2 sebagai suatu agenda mendesak dari rakyat Bangsa Papua di Tanah Papua Barat saat ini,” tulis Wenda dalam seruannya yang dikirim ke redaksi Jubi, Selasa (28/7/2020) pagi.

Eksekutif ULMWP dukung petisi tolak otsus 1 i Papua

Kata dia, dengan dukungan itu, pihaknya menyerukan kepada seluruh komponen rakyat Papua berpartisipasi dalam gerakan konsolidasi rakyat ini. Konsolidasi dalam rangka menunjukkan sikap akhir rakyat Papua terhadap agenda pemerintah kolonial Indonesia di Papua.

“Eksekutif ULMWP menyerukan kepada rakyat Bangsa Papua di West Papua, Indonesia, dan (dunia) internasional untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Petisi Rakyat Papua, Tolak Otsus Jilid-2,” tegasnya.

Kata dia, pihaknya sebagai pemegang mandat politik rakyat Papua, ULMWP secara organisasi siap bertangung jawab atas pencapaian hasil akhirnya. Karena, rakyat Papua yang memiliki agenda perjuangan ULMWP, bersama para penggerak organisasi persatuan itu.

“Eksekutif ULMWP sebagai pemegang mandat dari rakyat Bangsa Papua bertanggung jawab penuh atas hasil akhir Petisi Tolak Otsus Jilid-2 (PRP),” ungkapnya.

Loading...
;

Kata dia, apapun konsekuensinya, tidak akan mengubah arah dan agenda politik rakyat Papua. ULMWP akan berdiri kokoh dengan agenda politik rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri melalui referendum.

“Eksekutif ULMWP sebagai pelaksana agenda-agenda politik rakyat akan tetap berjalan sesuai dengan visi dan misi ULMWP dan pertanggunjawaban Eksekutif ULWMP terhadap semua agenda politik akan dilakukan sebagai mana mestinya sesuai dengan aturan-aturan By laws dan Konstitusi ULMWP,” tulisnya dalam rilisnya.

Wenda menambahkan dalam pesan singkatnya yang diterima redaksi Jubi melalui Direktur Eksekutif ULMWP, Markus Haluk, mengatakan ada perintah semua anggota dan biro untuk  mendukung Petisi Rakyat Papua.

“Demi menjaga kesatuan dan persatun komponen bangsa untuk memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Papua, saya mohon kepada Director Executive dan Departmen Politik bersama komite aksi mendukung dan mendorong penolakan petisi dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh rakyat,” kata Haluk meneruskan pesan Wenda.

Baca juga: ULMWP: Otsus Papua hanya memperpanjang masalah

Baca juga: ULMWP: Pembunuhan di Nduga tunjukkan bahwa kemerdekaan satu-satunya solusi Papua

Juru bicara International Komite Nasional Papua Barat, Victor Yeimo, yang ikut menjalankan petisi ini mengatakan Petisi Rakyat Papua Tolak Otsus Jilid-2 yang sedang berjalan tidak menolak petisi 1,8 juta pada 2017. Petisi ini justru gerakan konsolidasi rakyat untuk memperlihatkan sikap rakyat Papua atas agenda pemerintah kolonial.

“Petisi ini tidak menolak petisi 1,8 juta,” ungkap Yeimo dalam diskusi webinar 20 Tahun Otonomi Khusus Papua yang digekar redaksi suarapapua.com, Senin (27/7/2020). (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top