Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Festival Mangga Golek, upaya tingkatkan ketahanan pangan di wilayah pesisir

papua-jhon-tegei-festival-mangga-golek
Ketua Panitia Festival Mangga Golek, Jhon Tegai, saat wawancara di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura-Papua akan menggelar Festival Mangga Golek di Kampung Dormena Distrik Depapre, 19-22 Agustus 2020.

Festival ini digelar sebagai salah satu upaya Pemkab Jayapura dalam penanganan pandemi Covid-19, yaitu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Warga masyarakat di setiap kampung diminta kembali mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki.

Ketua Panitia Festival Mangga Golek, Jhon Wiklif Tegai, mengatakan tujuan dilaksanakannya Festival Mangga Golek di kawasan pesisir adalah menyikapi adanya pembatasan waktu beraktivitas yang ditetapkan oleh pemerintah daerah karena adanya pandemi Covid-19.

Festival Mangga Golek, upaya tingkatkan ketahanan pangan di wilayah pesisir 1 i Papua

Jhon Tegai yang juga Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Jayapura-Papua, mengatakan pembatasan aktivitas yang ditetapkan oleh pemerintah daerah cukup menyulitkan masyarakat di wilayah pesisir untuk membawa hasil kebun mereka, salah satunya mangga, dari kampung di wilayah pesisir untuk dijual ke kota.

“Kondisi infrastruktur jalan dan transportasi termasuk kendala yang dihadapi masyarakat untuk membawa hasil kebun mereka ke pasar,” ujar Jhon Tegai, di Sentani, Kabupaten Jayapura-Papua, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Pemkab Jayapura berlakukan lagi pembatasan aktivitas umum di Sentani

Menurutnya, festival yang dihelat ini sebagai bentuk solusi yang diberikan kepada masyarakat agar tidak terlalu repot membawa hasil kebun dari kampung ke pasar yang letaknya di kota. Sementara di pasaran, tentu ada banyak pedagang buah mangga yang sama ataupun mangga jenis lain. Dari ketersediaan waktu sangat minim bagi masyarakat yang datang wilayah pesisir.

Loading...
;

Festival Mangga Golek ini akan dijadikan agenda tahunan yang akan digelar secara khusus di wilayah pesisir, selain Festival Danau Sentani dan Festival Budaya Teluk Tanah Merah.

“Karena kekhususan wilayah pesisir dengan kontribusi buah mangga golek cukup banyak. Dipastikan ratusan ton buah mangga akan dihadirkan dalam festival kali ini. Wilayah Distrik Yokari, Ravenirara, hingga Depapre dengan kampung-kampungnya yang akan berkontribusi dalam festival kali ini,” jelas Jhon Tegai.

Festival yang pertama ini, lanjut Tegai, adalah bagian penting dari program penanganan dan peningkatan ketahanan pangan di tengah masyarakat sesuai anjuran Pemkab Jayapura, dalam hal ini Bupati Jayapura, yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura.

“Jadi, masyarakat tidak susah-susah lagi ke kota, tetapi tunggu uang yang akan datang ke kampung,” ungkapnya.

Bupati Jayapura-Papua, Mathius Awoitauw, mengatakan Festival Mangga Golek yang akan digelar adalah bentuk kreativitas masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan mereka melalui potensi sumber daya alam yang dimiliki.

“Kita sudah sepakat agar masyarakat kampung tidak lagi ke kota, demikian sebaliknya. Agar penyebaran virus corona ini dapat dihentikan. Tetapi, festival buah mangga juga sangat penting. Semua pihak harus mendukung serta berkontribusi terhadap pelaksanaan festival yang baru pertama digelar di sini,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top