Follow our news chanel

Previous
Next

Fitriyani Seseray bangga wajah anaknya tercetak di UPK 75 Tahun RI

papua-Bi-ortu-anak-uang-edisi-kemerdekaan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Naek Tigor Sinaga, bersama orangtua dan anak yang wajahnya tercetak dalam UPK 75 Tahun RI - Jubi/BI Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ada sembilan wajah anak Nusantara berbaju adat yang tercetak di Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) berbentuk uang kertas pecahan Rp75 ribu.

Uang kertas edisi khusus kemerdekaan ini dikeluarkan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia bertepatan dengan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020.

Ada cerita mengharukan bercampur bangga dari orangtua yang wajah anaknya tercetak di uang pecahan Rp75 ribu tersebut.

Salah satunya Fitriyani Seseray, orangtua dari Agustinus Rumere, salah satu anak yang wajahnya tercetak di uang edisi kemerdekaan. Perempuan asal Depapre Kabupaten Jayapura  itu tak bisa menyembunyikan rasa bangganya karena anaknya tercetak di uang kertas edisi kemerdekaan menggunakan pakaian adat khas Papua.

“Saya terlalu bangga melihat wajah anak saya masuk di Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia,” ujar Seseray, seperti tertuang dalam rilis Bank Indonesia Perwakilan Papua, yang diterima Jubi, Selasa (25/8/2020).

Lebih jauh Seseray mengatakan, anak lak-laki dari dua bersaudara yang lahir di Jayapura pada 8 September 2010 itu, saat ini bersekolah di SD Inpres 3 Kota Jayapura, duduk di kelas 4.

“Anak saya tidak tahu, hanya diketahui Bank Indonesia, Peruri, saya sendiri. Ini sesuatu hal yang sangat membanggakan bagi keluarga saya dan Papua,” ujar Seseray, yang juga merupakan salah satu tenaga kerja di Bank Indonesia.

Loading...
;

Seseray berharap bisa mewujudkan cita-cita anaknya agar menjadi orang yang bermanfaat bagi negara, lingkungannya, dan terutama buat keluarga.

Baca juga: BI Papua buka pelayanan kolektif penukaran uang edisi kemerdekaan

Kepala Perwakilan BI Papua, Naek Tigor Sinaga, mengatakan tujuan utama dari Bank Indonesia mengangkat gambar dari anak-anak dengan pakaian adat Nusantara adalah untuk memperteguh kebhinekaan.

“Melalui pakaian adat yang dipakai oleh anak-anak mewakili wilayah barat, tengah, timur di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Desain ini belum pernah digunakan pada uang rupiah sebelumnya. Desain ini juga untuk menyongsong masa depan yang gemilang yang digambarkan dengan anak-anak Indonesia sebagai SDM unggul, sebagai generasi penerus di era Indonesia maju,” papar Sinaga. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top