Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Guru kontrak di Merauke Papua
Para guru kontrak yang sedang mengikuti pertemuan dengan PGRI Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Pandemi Covid-19, gaji guru kontrak di Merauke dipotong

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Provinsi Papua mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat yang memotong gaji guru kontrak maupun guru honorer selama beberapa bulan dengan alasan untuk penanganan pasien Covid-19.

Kan ada uang operasional dan lain-lain. Kenapa gaji guru honorer dan guru kontrak harus dipotong, ini tidak benar. Kami akan segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Tiasony Betaubun, meminta klarifikasi,” ungkap Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Dominikus Ulukyanan, melalui telpon selulernya, Jumat (19/2/2021).

Dikatakan Ulukyanan, saat melakukan kunjungan kerja di Okaba, pihaknya mendapatkan laporan dari delapan guru kontrak maupun guru honorer di SMPN Okaba jika gaji beberapa bulan dipotong.

Padahal, lanjut dia, para guru ini terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab seperti biasa, meski di tengah pandemi Covid-19.

“Saya kira ini tidak adil sama sekali. Perlu ada penjelasan dari kepala dinas, sehingga dapat diketahui pasti dan jelas,” katanya.

Dikatakan, pihaknya akan mengagendakan untuk pemanggilan Tiasony Betaubun.

“Ini menjadi agenda utama, karena kami turun dan lihat langsung di SMPN Okaba, semua guru, baik ASN maupun tenaga honorer serta Honda, semuanya ada di tempat tugas,” ujarnya.

Loading...
;

“Betul bahwa kita tengah menghadapi pandemi Covid-19,  pembelajaran tidak dilaksanakan di sekolah, namun materi pembelajaran dalam bentuk tugas disiapkan dan setiap hari para siswa datang mengambil, sekaligus dibawa pulang dan dikerjakan di rumah. Selanjutnya dikumpulkan kembali,” ungkapnya.

Baca juga: Guru SMPN I Okaba dampingi orang Papua buka sawah

Terpisah, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Merauke, Fidelis Nggon, menegaskan saat ini pihaknya sedang memperjuangkan untuk pembayaran gaji guru kontrak ke Dinas Pendidikan di kabupaten di selatan Papua tersebut, setelah enam bulan belum dibayar.

“Kita sudah berdialog dengan Kadis P dan K Merauke beberapa waktu lalu dan meminta agar gaji guru kontrak yang belum dibayarkan selama enam bulan, segera dibayarkan, lantaran mereka selama ini telah menjalankan tugas di kampung-kampung dengan disipilin dan penuh tanggung jawab,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top