Harga telur ayam naik, pedagang memilih habiskan stok

Pedagang di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua
Seorang pedagang telur di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, sedang melayani pembeli - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Telur ayam di pasar tradisional di Kota Jayapura, Provinsi Papua, mengalami kenaikan harga akibat stoknya mulai menipis.

Salah satunya di Pasar Hamadi. Sebagian besar pedagang telur ayam rata-rata menjual di harga Rp68 ribu per satu rak atau isi 30 butir tekur ukuran besar, dari harga sebelumnya Rp65 ribu.

“Baru dua hari naiknya. Naik Rp3 ribu satu rak. Saya jual telur dari Surabaya,” ujar Dahlia seorang pedagang telur ayam di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (20/2/2021).

Meski harga telur ayam naik, pedagang memilih menghabiskan stok lama dengan harga Rp65 per rak, dengan alasan agar tidak terjadi penumpukan.

“Kalau saya jual telur baru dengan harga baru, nanti yang lama tidak laku. Setiap minggu saya selalu jual telur baru, dan bisa menghabiskan 200 rak. Yang lama itu maksudnya telur minggu sebelumnya,” ujar Dahlia.

Terkait penjualan, Dahlia mengaku tidak mengalami kendala meski sedang pandemi Covid-19 sebab sebagian besar pelanggannya rata-rata satu orang membeli antara 5 hingga 10 rak.

Baca juga: Harga sayur di Pasar Hamadi naik akibat banjir

Loading...
;

Seorang pembeli, Maya, mengaku tidak terkejut bila harga jual telur ayam naik turun yang terjadi di ibukota provinsi Papua ini, terlebih lagi saat menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Saya berharap pemerintah daerah melakukan pengawasan harga, khususnya telur ayam, sehingga harga jualnya tidak melambung tinggi akibat permainan pedagang nakal, baik distributor maupun pedagang pengencer,” ujar Maya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top