Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-asn-merauke-rapid-test
ASN Dinas Perhubungan Merauke sedang melakukan rapid test – Jubi/Frans L Kobun

Hasil rapid test di sejumlah instansi, 35 ASN Merauke reaktif

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Hasil rapid test yang dilakukan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua selama tiga hari terakhir di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah setempat, sebanyak 35 aparatur sipil negara (ASN) kabupaten di selatan Papua tersebut dinyatakan reaktif.

Demikian disampaikan Sekretaris Dinkes Merauke, dr. Nevil Muskita, saat dihubungi melalui telpon selulernya, Kamis (7/1/2020).

Menurutnya, pada hari pertama petugas melakukan rapid test, terdapat 16 ASN reaktif. Sedangkan dua hari terakhir 15 reaktif.

“Untuk hari ini saya belum dapat laporan dari staf hasil rapid test yang dilakukan di beberapa instansi lain,” ungkapnya.

Dikatakan, puluhan ASN yang reaktif, telah diminta untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan di rumah masing-masing, sekaligus akan dirujuk ke  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat  untuk pemeriksaan dengan swab antigen.

Sedangkan ASN lain yang hasilnya non-reaktif, lanjut Nevil, tetap masuk kerja seperti biasa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ditanya sampai kapan rapid test di lingkungan Pemkab Merauke dilaksanakan, Nevil mengaku pihaknya tak bisa memastikan. Tetapi, jelasnya, semua ASN di semua SKPD di lingkup Pemkab Merauke wajib melakukan rapid test.

Loading...
;

Baca juga: Hasil rapid test di Dinas PMK Merauke, lima ASN reaktif

Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke, Albert Rapami, mengatakan sejumlah ASN di kantornya tak mengikuti rapid test, lantaran takut. Namun begitu, mereka tetap didata untuk mengikuti rapid susulan.

“Memang wajib hukumnya bagi ASN di Merauke harus melakukan rapid test, karena itu adalah instruksi dari pimpinan,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top